Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Cerah berkabut, 31.2 ° C

5 Hal Menyebalkan yang Kerap Terjadi Saat Lebaran

Okky Ardiansyah
Emosi/CANVA
Emosi/CANVA

LEBARAN adalah salah satu momen terbaik untuk meningkatkan ikatan kekeluargaan yang sempat terputus karena rutinitas selama setahun. Bertukar kisah menjadi salah satu agenda besar dan keceriaan sudah pasti akan menyelimuti sepanjang hari.

Akan tetapi, kadar keceriaan dapat tergerus oleh beberapa hal menyebalkan yang hanya mungkin terjadi saat Lebaran. Hal-hal tersebut bisa muncul karena faktor keluarga atau faktor internal seperti emosi dan harapan. Berikut ini hal-hal menyebalkan yang kerap terjadi saat Lebaran.

Mengontrol berat badan

Deretan makanan berlemak dan bersantan seperti opor ayam maupun rendang tersaji rapi di atas meja makan saat Lebaran tiba. Aroma yang menyesaki ruangan kerap melambungkan nafsu makan.

Jika kalap dan makan dengan porsi besar, bukan tak mungkin berat badan meningkat karena makanan khas Lebaran kaya kandungan lemak. Sulit untuk menggerus nafsu makan di tengah kepungan aroma yang menggoda.

Anda akan dibuat serba salah dengan situasi ketika makanan yang ada begitu menggiurkan sedangkan Anda tuntutan memiliki berat badan ideal dan menjaga kadar kolesterol.

Pertanyaan “horror”

Salah satu hal yang paling menakutkan saat berkumpul dengan keluarga besar saat Idulfitri adalah pertanyaan-pertanyaan “horror” yang sulit dijawab atau bahkan tak mempunyai jawaban.

Emosi/CANVA

Terasa lebih menyebalkan saat pertanyaan “horror” itu dilontarkan di depan umum saat bercengkerama dan bermaaf-maafan.

Pertanyaan “horror” itu sejatinya merupakan perulangan dari pertanyaan yang hanya diajukan setiap Lebaran. Ironisnya, pertanyaan tersebut membuat Anda was-was dan kesal karena bersifat personal seperti “Kapan menikah?” Atau “Mana pasanganmu?”

Macet saat mudik

Kemacetan adalah hal yang wajar terjadi saat Lebaran. Banyak orang memutuskan berkunjung ke kampung halaman untuk sekadar menuntaskan rindu kepada keluarga besar.

Meski penuh kebahagiaan, situasi tersebut punya potensi memancing kekesalan. Apalagi, kendaraan yang Anda pakai tak bisa berjalan sama sekali karena macet total. Kegelisahan dan pertanyaan “Sampai kapan saya akan diam di tempat ini?” kerap muncul.

Ditanggih uang THR

Jika Anda sudah bekerja, segerombol keponakan akan “meneror” Anda dengan permintaan uang THR. Akan sangat menyebalkan apabila keponakan Anda tergolong banyak dan remaja. Memberi sedikit salah, memberi terlalu banyak akan menguras dompet.

Akan tetapi, Anda harus tetap berpikir positif karena momen tersebut hanya terjadi setahun sekali Terlebih Lebaran adalah momen terbaik untuk membangun kedekatan dengan keluarga besar.

Toko-toko tutup

Memberi libur kepada karyawan saat Lebaran adalah kewajiban perusahaan. Maka, menutup toko adalah keputusan harus yang diambil. Situasi tersebut tanpa disadari akan membuat Anda kesal saat tengah mencari barang-barang yang dibutuhkan. Contohnya, Anda memerlukan baterai untuk mainan anak, tetapi tak ada toko yang buka.***

Bagikan: