Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Cerah berkabut, 31.2 ° C

Maliq & D' Essentials Rayakan 17 Tahun

Windy Eka Pramudya
MALIQ & D' Essentials/WINDY EKA PRAMUDYA/PR
MALIQ & D' Essentials/WINDY EKA PRAMUDYA/PR

MEMASUKI usia 17 tahun, band Maliq & D' Essentials kian solid. Dengan enam studio album dan rentetan hit yang telah dirilis, band asal Jakarta ini membuktikan konsistensi mereka.

Masih diawaki Angga dan Indah (vokal), Lale (gitar), Ilman (keyboard), Widi (drum), dan Jawa (bas), Maliq & D' Essentials merayakan ulang tahun ke-17 bersama puluhan D' Essentials --sebutan penggemar Maliq & D' Essentials--.

Berlangsung di The Amaroossa Hotel Jalan Aceh Kota Bandung, Senin, 27 Mei 2019, perayaan ulang tahun Maliq & D' Essentials menjadi bagian program Cinta Ramadhan. Selepas Magrib, Angga dkk naik pentas. Nomor Dia menjadi menu pembuka. Tanpa diminta, penonton menyambut lagu ini dengan kor massal.

Setelah itu, Angga bercerita tentang pencapaian Maliq & D' Essentials di usia ke-17. Menurut Angga, mereka tak pernah menduga bisa mencapai usia tersebut.

"Selama 17 tahun ini, banyak hal yang terjadi dan berkembang. Baik dari segi musik, kami secara individu, dan pendengar semuanya berkembang. Banyak hal positif yang kami dapat," kata Angga.

Sebagai bentuk selebrasi ulang tahun, Maliq & D' Essentials merilis single baru berjudul Senja Teduh Pelita. Single ini menjadi istimewa karena direkam di studio Abbey Road, London, Inggris. Selain single Senja Teduh Pelita, mereka juga merekam sejumlah lagu yang akan termuat di album baru nanti.

Angga menyebutkan, sejak 2013, mereka sudah mengirim setiap karya ke studio legendaris tersebut untuk mastering. Namun, baru di tahun ini mereka memutuskan untuk pergi ke sana dan merekam karya anyar secara langsung.

"Lirik lagunya berkisah tentang suasana baik yang mendapat restu dari semesta. Misalnya sedang jatuh cinta, pasti semuanya terasa indah. Untuk musiknya, banyak yang bilang kami kembali ke lagu-lagu di album pertama. Mungkin benar, kami mengalami evolusi, mencoba banyak hal, tapi kemudian balik lagi ke awal," tutur Indah.

Performa Maliq & D' Essentials berlanjut dengan single Senja Teduh Pelita. Sejak dirilis Maret 2019 lalu, lagu ini telah menuai respons positif. Buktinya, di Cinta Ramadhan, para penonton langsung menyambut lagu itu kor bersama Angga dan Indah.

Histeria penonton berlanjut dengan Untitled yang lagi-lagi memancing penonton untuk bernyanyi bersama. Begitu pula saat Setapak Sriwedari mengisi repertoar.

Sejatinya, untuk Cinta Ramadhan, Maliq & D' Essentials mengemas empat tembang. Akan tetapi, kejutan tercipta saat mereka menyambung penampilan.

"Halo teman-teman Bandung. Akhirnya kami bisa buka puasa bersama di Bandung lagi setelah terakhir di 2016 lalu. Sebagai bonus, lagu berikutnya terserah kalian ya," ujar Indah.

Komando Indah memancing teriakan penonton yang meminta berbagai lagu milik Maliq & D' Essentials. Serunya, para D' Essentials meminta idolanya untuk membawakan lagu-lagu yang jarang disajikan saat on air atau of air.

"Permintaan kalian susah-susah, saya kadang sudah lupa lagunya. Kami coba ya, bantu kami nyanyi kalau lupa," ucap Angga sambil tertawa.

Lagu Luluh yang jarang dihadirkan akhirnya mengisi repertoar. Begitu pula dengan Kangen dan Coba Katakan. Di atas panggung para awak Maliq & D' Essentials terlihat senang karena penonton terus bernyanyi bersama tanpa henti.

Tak cukup dengan tiga lagu, teriakan D' Essentials kembali terdengar. Mereka meminta lagu Penasaran yang termuat di album The Beginning of a Beautiful Life (2010).

"Terima kasih untuk yang sudah hadir malam ini. Mudah-mudahan kita ketemu lagi tahun depan ya," kata Angga berpamitan.

Permintaan pamit Angga tentu tak direstui para penonton. Sebagai bonus, Maliq & D' Essentials menyajikan Himalaya dan Bagaimana Kutahu yang disambut antusias para penonton.***

Bagikan: