Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Sedikit awan, 20.7 ° C

Artis Preman Pensiun Jualan Kicimpring  di Garut

Tim Pikiran Rakyat
EPY Kusnandar yang berperan sebagi Kang Mus dalam sinetron dan film Preman Pensiun beserta sejumlah artis Preman Pensiun lainnya menjajakan kicimpring di kawasan Bunderan Simpang Lima, Tarogong Kidul. Uang hasil penjualan kicimpring nantinya akan digunakan untuk kegiatan amal dengan cara disalurkan ke pesantren, masjid dan anak yatim.*/AEP HENDY/KABAR PRIANGAN
EPY Kusnandar yang berperan sebagi Kang Mus dalam sinetron dan film Preman Pensiun beserta sejumlah artis Preman Pensiun lainnya menjajakan kicimpring di kawasan Bunderan Simpang Lima, Tarogong Kidul. Uang hasil penjualan kicimpring nantinya akan digunakan untuk kegiatan amal dengan cara disalurkan ke pesantren, masjid dan anak yatim.*/AEP HENDY/KABAR PRIANGAN

MASYARAKAT dan para pengguna jalan di kawasan Bunderan Simpang Lima, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat 24 Mei 2019 petang dikejutkan dengan kehadiran para artis sinetron dan film Preman Pensiun. Secara tiba-tiba, mereka berkumpul di salah satu pusat keramaian masyarakat di wilayah Garut tersebut sehingga langsung mengundang perhatian warga dan pengguna jalan.

Kehadiran mereka di kawasan Bunderan Simpang Lima ini ternyata tak sekadar mejeng atau jalan-jalan tapi membawa misi khusus yakni pengumpulan dana untuk amal. Pengumpulan dana dilakukan dengan cara yang cukup unik yakni dengan cara berjualan salah satu makanan khas urang Sunda, kicimpring.

Kicimpring yang sudah dibungkus dan siap dikonsumsi ini dijajakan langsung oleh pemeran utama sinetron dan film Preman Pensiun, Epy Kusnandar atau Kang Mus. Selain itu, ada pula tokoh Preman Pensiun lainnya yang juga ikut menjajakan kicimpring kepada warga dan pengendara yang melintas di kawasan Bunderan Simpang Lima seperti Pipit, Cecep, Ujang, serta tokoh lainnya.

Spontan, kehadiran para artis Preman Pensiun ini mengundang perhatian warga serta para pengguna jalan. Mereka pun langsung menghampiri para artis yang tengah berjualan kicimpring ini, bahkan yang sedang mengendari kendaraan pun tak sedikit yang sengaja berhenti dulu.

Hal ini justeru malah membuat Kang Mus terlihat riskan sehingga iapun kemudian malah memilih untuk mengatur kendaraan agar tak menimbulkan kemacetan. "Ayo jalan terus, jangan berhenti di tengah jalan. Jangan menimbulkan kemacetan, kasihan pengendara lain yang mau lewat," teriak Epy sambil kedua tangannya memangku dus berisi tumpukan kicimpring.

Setelah arus lalu lintas kembali normal, Kang Mus kembali menjajakan kicimpring sambil berteriak-teriak. "Kicimpring-kicimpring, hanya 10 ribu. Ayo beli kicimpring 10 ribu saja, untuk amal," katanya.

Galak dan kocak

Warga yang kemudian bergerombol pun berebut untuk membeli kicimpring yang disebut-sebut menjadi lahan perusahaan baru kang Mus pascapensiun dari preman. Namun bukan hanya membeli, warga juga kemudian berebut ingin foto bareng dengan "gegedug" preman yang berkarakter galak sekaligus kocak dalam perannya di sinetron dan film yang yang sempat hit tersebut.

"Teu nanaon lah, sok meuli kicimpring ngan 10 rebuan bonusna foto bareng," katanya kepada para penggemarnya yang ingin foto bareng dengannya.

Ditemui usai menjajakan kicimpring, artis ternama asal Garut ini mengatakan aksi menjajakan kicimpring ini merupakan kejadian nyata yang dilakukannya dengan sejumlah rekannya. Ini sama sekali bukan adegan dalam sinetron atau film seperti yang selama ini sering dilakukannya. 

"Ieu mah asli saya jeung rekan-rekan jualan Kang, lain adegan akting di film atawa sinetron. Dana hasil jualan kicimpring kita kumpulkan untuk kegiatan amal," ucap Epy.            

Ia menambahkan, aksi menjual kicimpring seperti ini bukan yang pertama kalinya ia lakukan bersama rekan-rekannya. Sebelumnya aksi serupa juga sudah dilakukan di sejumlah tempat di kawasan Bandung dan dana yang didapatkan dari hasil penjualan kicimpring ini kemudian disumbangkan ke sejumlah lembaga pendidikan, pesantren, masjid, dan orang yang membutuhkan. 

Epy juga mengaku bangga karena Sutradara sinetron dan film Preman Pensiun, Aris Nugraha pun telah membuat sebuah yayasan amal yang dinamai Aris Nugraha Peduli (ANP). Menurutnya hal ini juga semakin memperkuat tekad dan keinginan para pemain Preman Pensiun untuk lebih giat melakukan kegiatan amal. 

Penggalangan dana

Masih menurut Epy, sebelum menjajakan kicimpring di kawasan Bunderan Simpang Lima, ia dan rombongan menemui dan menyapa para santri di Ponpes Yadul Ulya di Keluarahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul. Sejak beberapa bulan lalu, pihaknya telah melakukan penggalangan dana untuk membantu membangun masjid di pesantren tersebut.

Peran yang dilakoninya dalam sinetro Preman Pensiun, diakui Epy telah menjadi inspirasi bagi dirinya dan juga rekan-rekannya. Ternyata mendapatkan uang dari hasil berjualan kicimpring jauh lebih berkah ketimbang pekerjaan lainnya yang bisa lebih menghasilkan uang dengan mudah akan tetapi kurang berkah.

"Uang hasil dari berjualan kicimpring atau produk lainnya akan terasa lebih berkah ketimbang kegiatan lainnya yang kurang baik seperti memalak. Oleh karena itu saya ingin mengajak orang-orang untuk berhijrah ke bisnis yang bagus dan baik," ujar Epy. 

Tak hanya itu, ia juga mengaku tak akan malu untuk menjawab pertanyaan anaknya terkait pekerjaannya sebagai tukang jualan kicimpring. Lain halnya jika dirinya menjadi preman, tentu tak akan sampai hati untuk menjawab pertanyaan anaknya.(Aep Hendy/Kabar Priangan)***

Bagikan: