Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sebagian cerah, 19.6 ° C

Santapan Wajib Saat Sahur dan Buka Puasa, untuk Penurun Kadar Kolesterol

Gita Pratiwi A
Stroberi, salah satu buah yang bisa menurunkan kadar kolesterol/CANVA
Stroberi, salah satu buah yang bisa menurunkan kadar kolesterol/CANVA

GORENGAN, takjil manis bersantan, hingga makanan pedas, memang menggoda sebagai santapan saat berbuka puasa. Setelah seharian menahan lapar, sajian tersebut di meja tidak terhindarkan, bukan? Namun, banyaknya lemak jenuh dikonsumsi, juga bisa dengan mudah menyumbat laju darah.

Apakah Anda sudah merasakan gejala atau ciri-ciri punya kadar kolesterol tinggi? Seperti pegal-pegal, kesemutan, sakit kepala, mudah mengantuk, mudah merasa lelah, susah berkonsentrasi, nyeri sendi, sampai jantung berdebar-debar.

Ketika dicek, rupanya kadar kolesterol Anda pun melebihi batas normal, maka inilah saatnya untuk memperbaiki pola makan.

Berikut ini PR rangkum sejumlah makanan yang bisa disantap saat sahur dan berbuka, dengan khasiat menurunkan kadar kolesterol

1. Jambu biji

Memakan jambu biji tidak hanya dapat menyegarkan tenggorokan kita. Buah yang memiliki tiga variasi warna daging buah yaitu putih, kuning, dan merah ini me­nyimpan banyak kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.

Buah berbentuk bulat ini banyak mengandung vitamin C. Vitamin ini sa­ngat diperlukan guna meningkatkan daya tahan tubuh, membantu pembentukan sel-sel tubuh, menghnidarkan kita dari penyakit sariawan, dan juga memiliki peranan yang sangat penting dalam memelihara kesehatan gigi dan gusi.

Jambu biji  sangat baik untuk menjaga kesehatan mata dan kulit karena buah ini pun menyimpan banyak  vitamin A dan E.

Selain itu, buah ini pun memiliki kandungan serat yang da­pat berfungsi sebagai penurun kadar kolesterol dalam darah dan memudahkan proses penyerapan gizi. Melancarkan sistem pencernaan yang dapat menghindarkan kita dari gangguan susah buah air besar. 

Jambu biji juga menyimpan air yang berguna mengatur suhu tubuh dan melancarkan sistem metabolisme tubuh. Buah ini mengandung protein yang diperlukan sebagai sumber energi, menghancurkan zat-zat asing yang berbahaya dalam tubuh karena protein dapat berperan sebagai antibodi, dan pembentukan otot yang sangat baik untuk tubuh kita dalam masa pertumbuhan ini.

Dalam buah ini terdapat kandungan karbohidrat yang berfungsi sebagai penghasil energi sekaligus dapat menyimpan cadangan tenaga supaya kita dapat beraktivitas.
 

2.  Mangga

Buah dengan rasa manis segar ini mengandung vitamin C yang sa¬ngat baik dalam melindungi tubuh kita dari serangan berbagai penyakit dan menjaga kesehatan tulang, gigi, serta gusi.

Mangga mengandung vitamin A yang berfungsi me¬nyim¬pan cadangan tenaga, sehingga kita dapat melakukan berbagai kegiatan selama Ramadan. 

Mangga pun mengandung protein yang di¬per¬lukan dalam pembentukan dan pemeliharaan sel ataupun jaringan tubuh. Protein juga berfungsi sebagai antibodi sehingga dapat menghancurkan zat-zat asing yang berbahaya dalam tubuh.

Buah kaya akan kalium, zat yang berperan penting dalam mengatur kadar cairan dan mengedarkan cairan ke seluruh tubuh. Buah ini pun banyak mengandung serat yang dapat menurunkan ka¬dar kolesterol dalam darah, juga melancarkan sistem pen¬cernaan dan memudahkan proses penyerapan gizi.

Mangga yang masih muda dan masam bisa dibuat rujak, asinan, ataupun manisan. Sementara mangga yang sudah matang, selain dapat langsung dikonsumsi, juga bisa diolah menjadi selai, jus, dan dodol yang rasanya legit.
 

3. Melon

Potongan buah bulat ini bisa menjadi menu santap sahur maupun berbuka. Menyimpan banyak air, melon berperan sangat penting dalam mengatur suhu tubuh, membantu sistem pencernaan dan pernapasan, serta dapat membantu membersihkan racun yang dapat mengganggu kesehatan.

Melon pun mengandung vitamin A yang sangat baik untuk memelihara kesehatan mata dan kulit. Seperti juga buah kebanyakan, melon pun banyak memiliki vitamin C yang mampu melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit, menjaga kekuatan tulang, gigi, dan gusi.   

Kadar seratnya yang tinggi dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mencegah penya­kit sembelit (susah buang air besar), dan melancarkan penyerapan gizi dalam tubuh. Melon bisa juga dikonsumsi langsung dengan buah-buahan lain untuk diolah menjadi sup buah yang enak.
 

4. Stroberi

Kecil, merah, manis keasaman, itulah buah stroberi. Memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, buah ini berperan sangat penting melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit. Vitamin C juga berfungsi dalam menjaga kesehatan gusi, gigi, tulang, juga kulit. 

Stroberi menyimpan vitamin A yang sangat baik dalam memelihara kesehatan mata, melawan infeksi, serta membantu dalam proses pembentukan sel darah merah dan putih. Selain itu, stroberi banyak mengandung air, yang diperlukan dalam mengatur suhu tubuh supaya tetap stabil dan melancarkan sistem metabolisme tubuh.

Buah ini pun kaya protein yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan, karena protein memiliki fungsi sangat penting dalam pembentukan otot. Protein dapat menghancurkan dan menetralkan zat-zat asing yang membahayakan kesehatan kita.

Selain itu, stroberi menyimpan karbohidrat sebagai sumber energi yang diperlukan tubuh dalam melakukan berbagai aktivitas. Stroberi mengandung serat yang membantu proses penyerapan gizi, menurunkan kadar kolesterol dan glukosa dalam darah. Serat berfungsi dalam melancarkan sistem pencernaan yang dapat membantu kita agar terhindar dari penyakit sembelit (susah buang air besar).
 

5. Lemak

Lemak pada makanan segar, justru memiliki kandungan yang baik untuk menumpas kolesterol jahat. Namun, konsumsilah lemak baik yang diperoleh dari makanan liar, yang tidak melalui pengolahan manusia terlebih dahulu.

Lemak yang paling baik adalah lemak Omega-3 yang banyak terdapat pada ikan segar khususnya yang hidup di air tawar seperti salmon, herring atau sarden.
Selain itu bisa juga terdapat pada biji-bijian seperti kenari, labu, dan biji rami. Selanjutnya terdapat pula lemak mono tak jenuh yang sering digunakan dalam diet ala Mediterania yang belakangan diketahui telah terbukti mengurangi resiko penyakit kronis seperti jantung.

Sumber terbesar lemak ini berasal dari minyak zaitun yang mampu menurunkan tekanan darah, gula darah, serta kadar kolesterol dan mengencerkan darah. Saat ini minyak zaitun mudah ditemui dalam bentuk siap konsumsi di toko-toko ataupun apotek. Selain minyak zaitun, lemak ini dapat pula diperoleh dari kacang hazel, almon, jambu monyet, alpukat, biji wijen dan biji labu.

Kelompok terakhir adalah lemak jenuh yaitu air dan buah kelapa termasuk pula minyak kelapa. Makanan-makanan tersebut merupakan kategori lemak baik dan dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat. Sebagai catatan kecil, perlu diketahui apakah sumber makanan tersebut menggunakan senyawa beracun atau tidak seperti pestisida ataupun zat lainnya.***

Bagikan: