Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Sebagian berawan, 19.9 ° C

Tips Masak Takjil Bersantan agar Lebih Sehat Dikonsumsi

Gita Pratiwi
TAKJIL.*/GITA PRATIWI/PR
TAKJIL.*/GITA PRATIWI/PR

BERBAGAI menu takjil nusantara menggunakan bahan santan kelapa. Perasan kelapa parut tersebut jadi bagian tak terpisahkan untuk kolak, candil, bubur pacar, ketan hitam, es goyobod, es teler, dan banyak lagi. 

Namun, takjil bersantan kerap jadi momok bagi sebagian kalangan karena sudah mengandung gula yang tinggi, dicampur santan. 

Untuk menghindarkan kadar kolestrol, cobalah cara masak yang menjaga nutrisi santan ini. "Santan itu baik sekali sebenarnya. Apalagi yang segar kelapanya. Yang menjadi penyumbat pembuluh darah kan ketika dipanaskan berulang-ulang," kata Chef Nicho's Kitchen, Yuliani, di Jalan Sakura Hegar, Kota Bandung, Kamis, 9 Mei 2019.

Oleh karena itu, santan sebenarnya hanya perlu dimasak hingga mendidih, dalam waktu yang relatif sebentar. Yuliani memasak santan dalam suhu rendah dan hanya sampai mendidih.

"Memang perlu sampai mendidih supaya tidak gampang asam nantinya. Untuk menjaga nutrisinya, jangan di suhu tinggi, dan diaduk-aduk," ujar dia. 

Selain itu, penggunaan gula dalam takjil juga jadi perhatian usaha katering sehat ini. Alih-alih menggunakan gula pasir, ia mencampurkan gula aren ke dalam air rebusan takjil. Tak seperti gula putih, aren memiliki kandungan glikemik rendah. 

"Jadi biasanya kita masak dulu semua bahan takjil sampai matang, dan koreksi rasa. Baru setelah enak, jelang api padam, kita masak santan. Jadi benar-benar segar," ujarnya seraya mengatakan, untuk hantaran katering, santan akan disajikan terpisah dari takjil. 

Untuk lebih sehat lagi, perhatikan juga alat masak yang dipakai, kata Yuliani yang memakai stainless steel 316 Titanium.

"Jadi banyak kalangan yang memanggang dengan loyang berbahan lain. Seperti teflon atau alumunium yang ketika dipanaskan dengan suhu tinggi, bisa melunturkan plastik atau logam berat, menempel di makanan, termakan oleh keluarga kita tercinta," ujarnya.***

Bagikan: