Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 18.2 ° C

Menjajal Roti Lebanon Paru Rica ala The Goodlife

Gita Pratiwi
LEBANESE bread saus rendang arabiatta dan paru rica ekstra Cajun mushroom.*/GITA PRATIWI/PR
LEBANESE bread saus rendang arabiatta dan paru rica ekstra Cajun mushroom.*/GITA PRATIWI/PR

KAFE The Goodlife baru saja menempati rumah barunya di Setrasari Mal, Jalan Surya Sumantri, Kota Bandung. Meski pindah dari Jalan Anggrek, mereka mempertahankan roti sebagai pilihan menu makanan utamanya, selain nasi dan pasta.

Aneka roti yang dipilih mulai dari yang terempuk hingga yang menantang untuk digigit terdiri dari digigit Lebanese bread, ciabatta, dan bagel. Kita bisa memilih dua di antara lima pilihan saus seperti hummus, tzatziki, parsley pesto, arrabiata, dan rendang. Kemudian dipadukan dengan menu daging, bisa sapi bumbu Cajun, ayam suwir, tongkol rica, atau paru rica.

Sepiring roti beserta kawan-kawannya masih ditambah salad, dan bisa ditambah lagi dengan ekstra telur atau goreng, di samping pilihan jamur Cajun.

“PR” menjajal padu padan Lebanese bread saus rendang arabiatta dan paru rica ekstra Cajun mushroom, Kamis, 18 April 2019. Mengaduk potongan roti Lebanon yang lembut dengan paru rica berbalut saus rendang, ditimpa lagi mushroom berbumbu Cajun, bukanlah pilihan yang salah.

Rasa pedas dari rica dan tajamnya rempah rendang dan Cajun benar-benar berkolaborasi di mulut. Belum lagi jika kita menambahkan taburan acar kecombrang yang disediakan. Rasa yang amat kaya dari sajian fusion meletup di lidah.

Namun, Asih sebagai pemilik kafe menyatakan, kekayaan menunya lahir dari pengalaman dan eksperimen pribadinya. “Meskipun kalau ada yang bertanya, ini bukan menu fusion, tapi lebih ke pengalaman pribadi gue dengan makanan. Kan ada kecombrang juga karena orang Tasik,” ujar Asih.

Dia juga meracik menu berdasarkan apa yang ia suka. Termasuk pemilihan roti yang keluar dari zona nyaman aktivitas kunyah mengunyah orang Indonesia. “Orang kan tahunya hanya roti tawar toh. Nah kami keluarin ragam yang lain untuk menawarkan pengalaman baru dengan roti,” ujarnya, seraya mengatakan banyak menunya lahir dari hasil imajinasi juga. Seperti keinginan untuk menyantap dan membuat masakan Maroko, yang membuatnya membidani Lebanese bread khas Goodlife.

Melalui ragam bagel, kita akan diajak pada sebuah proses yang membutuhkan kesabaran. Adonan roti itu mengalami perjalanan panjang sebelum tiba di piring kita. Adonannya dikembangkan dulu seperti roti lainnya, direbus, baru dipanggang, hingga sampai pada kepadatan tertentu.

Sementara Ciabatta dengan kulit luarnya yang keras, di dalam memiliki banyak rongga, serta menghadirkan kekenyalan yang otentik.

Pengalaman meracik dan bereksperimen juga Asih hadirkan dalam ragam kopi. Seperti menghadirkan espresso con panna, long black orange, crème brulee, hingga Moroccan piccolo. Jika sekarang sedang tren es kopi susu dengan gula aren, The Goodlife sudah lama memiliki butterscotch.

Namun, jangan lewatkan pengalaman menikmati affogato di sini. Jika di kafe lain, sajian affogato terdiri dari es krim vanila disiram espresso, di sini ada kue cokelat di bawahnya. Jadi Double Chocolate Affogato masuk pada menu penutup yang benar-benar terasa sebagai minuman affogato.***

Bagikan: