Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Umumnya berawan, 17.7 ° C

Warna Lukisan Kusnandang Mengandalkan Cat Tanah

Nurhandoko
LUKISAN tanah serta kerajinan bahan daur ulang karya Kusnandang yang dipajang di Rumah Kreatif Desa Karangkamulyan, Kecamatan Ciejungjing, Kabupaten  Ciamis, Selasa 16 April 2019.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR
LUKISAN tanah serta kerajinan bahan daur ulang karya Kusnandang yang dipajang di Rumah Kreatif Desa Karangkamulyan, Kecamatan Ciejungjing, Kabupaten Ciamis, Selasa 16 April 2019.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR

CIAMIS,(PR).-  Berawal dari keterbatasan tidak memiliki uang untuk membeli cat minyak untuk menyalurkan hobinya melukis, Kusnandang (42) warga Dusun Sumur Bandung, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, akhirnya beralih memergunakan tanah sebagai media menyalurkan aspirasinya. 

Ternyata melalui medaia tanah, pria yang sering dipanggil Joko tersebut menemukan dunianya kembali. Bahkan kreasivitas seninya semakin terasah. Tidak hanya lukisan yang dibuat dengan cat tanah, akan tetapi di tangan terampilnya mampu memanfaatkan berbagai limbah menjadi lukisan sekaligus seni kriya yang memiliki nilai tinggi. 

Joko mengaku menekuni bakat melukis tanahnya sejak tahun 2006. Di tengah keterbatasan ekonominya, dia melirik tanah yang diiinjaknya. Spontan muncul gagasan memanfaatkan tanah.

“Spontan saja muncul ide memakai tanah untuk pengganti cat minyak yang biasa digunakan untuk melukis. Pertama memang sempat kesulitan, akan tetapi lambat laut berangsur terbiasa pakai media tanah,” ungkap Kusnandang  ketika  di Rumah Kreatif Ciamis, Desa Karangkamulyan, Ciamis, Selasa 16 April 2019. 

Kesan khas

Dia mengungkapkan sebelum digunakan sebagai media cat, tanah yang telah dihaluskan selanjutnya dibuat seperti pasta atau bubur tanah tanpa penambahan warna, untuk mendapatkan warna cokelat alami. Keterbatasan warna yang dihasilkan, ternyata mampu menampilkan kesan khas lukisannya. 

“Tanahnya tidak hanya dari sekitar rumah, tetapi juga mengambil lumpur dari Sungai Citanduy. Untuk warna hitam, saya campur dengan arang batu baterai. Memang warnanya terbatas, akan tetapi hal itu justeru merupakan keunggulan sehingga, mampu memberi nyawa pada lukisan,” jelasnya.

Kusnandang memang tidak secara khusus mengikuti aliran atau gaya lukisan, sehingga karya yang dihasilkan  juga banyak coraknya. Mulai dari lukisan abstrak, terakota, gambar wajah tokoh, gambar binatang  dan lainnya. Diantara wajah tokoh yang pernah dilukis yakni Presiden Soekarno, Presiden Joko Widodo, Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan lainnya.

“Sebagian memag gambar wajah tokoh yang menginspirasi saya , seperti Presiden Soekarno, Kang Emil dan lainnya. Sebelumnya ksrya saya banyak disimpan di rumah, alhamdulillah sekarang ada Rumah Kreatif, sehingga yang dapat dilihat banyak orang,” katanya.

Ternyata keahliannya bidang seni juga disalurkan dengan membuat aneka kerajinan yang bahan bakunya dari sampah, lidi, serbuk gergaji, pelepah pohon pisang, bambu  dan lainnya. Media tersebut dibuat miniatur rumah, sepedamotor dan lainnya.

“Untuk pewarna, tetap memertahankan tanah. Saya juga menyampaikan terimakasih kepada Rumah kreatif, semoga semakin berkembang, semakin besar hingga mampu menampung berbagai hasil kreasi dan bidang usaha lain, seperti membuat warung dan kafe untuk kalangan milenial,” ujar Kusnandang.***

Bagikan: