Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Sedikit awan, 25.2 ° C

Komik Marvel Seri Hulkverines Ternyata Digambar di Bandung

Tim Pikiran Rakyat
KOMIKUS Ario Anindito dan komik Marvel seri Hulkverines.*/DOK. ARIO/MARVEL/VOA
KOMIKUS Ario Anindito dan komik Marvel seri Hulkverines.*/DOK. ARIO/MARVEL/VOA

WASHINGTON DC, (PR).- Salah satu komik superhero terbaru keluaran perusahaan komik raksasa Marvel di Amerika Serikat yang berjudul “Hulkverines,” ternyata digambar di Bandung oleh komikus Ario Anindito.

“Iya, aku seniman dari Bandung yang sekarang (mengerjakan) komik untuk Marvel Comics terus nge-desain beberapa statue collectibles buat DC Comics, sama bikin-bikin ilustrasi,” ujar Ario saat dihubungi VOA Indonesia belum lama ini.

Komik Hulkverines ini menampikan salah satu karakter paling baru dari Marvel, Weapon H, yang memiliki nama asli, Clayton Cortez.

“Dia mendapatkan campuran kekuatan the Hulk sama Wolverine. Jadi dia badannya segede Hulk, tapi dia punya tulang ‘adamantium’ (red: logam fiktif) dan ada cakarnya Wolverine dan healing faktornya Wolverine,” papar komikus kelahiran 1984 ini.

Karakter Weapon H ini pertama kali muncul tahun 2018 dalam komik “Weapon H” dan kini muncul kembali di komik mini seri “Hulkverines,” dan “War of the Realms.”

Berbeda dengan Hulk yang digambarkan sebagai sosok raksasa yang tidak bisa mengendalikan emosinya ketika berubah wujud, karakter Weapon H ini masih bisa mengendalikan emosinya saat tubuhnya menjadi besar.

Jika karakter Hulk dan Wolverine memiliki kehidupan yang keras dan bisa dikatakan sebatang-kara, lain halnya dengan Weapon H yang menurut Ario memiki karakter yang unik dan digambarkan memiliki kehidupan bersama keluarga kecilnya yang selalu ia lindungi.

“Si Weapon H ini tuh family man banget. Jadi dia motivasi utamanya itu sayang keluarga. Jadi dia punya isteri dan punya dua anak masih kecil-kecil. Dia selama ini berjuang itu untuk si keluarganya ini aja,” cerita komikus yang juga sudah pernah menggambar karakter Hulk, Wolverine, dan tentunya Hulkverines ini.

Masih baru

Karena karakter Weapon H ini tergolong masih baru, menurut Ario masih jarang pembaca yang mengetahuinya. Hal ini menjadi tantangan baginya untuk lebih bisa memahami karakternya, khususnya ketika harus menggambarnya di panel-panel komik. Pasalnya karakter Weapon H yang digambarkan sebagai kepala keluarga memiliki sifat yang berbeda dari Wolverine yang menurutnya adalah ‘orang yang tough banget.’

“Kita mesti kasih tunjuk pembaca bahwa karakternya (Weapon H) itu sangat family man, sangat halus, sangat penuh dengan pertimbangan dan pertimbangan utamanya ya keluarganya. Jadi tantangannya ya itu sih, gimana caranya kita membuat karakter ini cukup distinctive, cukup dikenali, berbeda dengan karakter yang udah ada sebelumnya dan trait khususnya itu apa?” jelas lulusan S1 jurusan Arsitektur Universitas Parahyangan, Bandung ini.

Ario memiliki cara tersendiri dalam memahami emosi karakter Weapon H. Salah satunya dengan mengenang masa kecilnya bersama keluarga. Kehangatan keluarga yang ia rasakan kemudian ia tumpahkan ke dalam komik melalui goresan tangannya.

“Jadi interaksi sama keluarga itu kan dia harus terasa hangat, harus terasa sincere, harus terasa genuine dan itu bisa dituangkan dengan me-recall memori yang ada. Karena kalau misalnya nggak dengan memoriku sendiri, aku ngegambar dengan perasaan yang flat gitu. Itu nggak akan kerasa sama pembacanya. Gambarnya juga akan jadi flat,” paparnya.

Begitu juga saat menggambar karakter yang penuh aksi dan tengah mengamuk. Biasanya Ario mengingat hal yang pernah membuatnya marah atau nonton film laga yang penuh amarah.

“Jadi channeling the energy, channeling the rage. Ketika kita dapat energinya, kita bisa bikin raut-raut mukanya. Semua gesture-nya itu benar-benar kerasa, dibanding kalau kita lagi happy-happy aja, terus kita gambar yang karakter marah itu. Mungkin buat aku ya kurang begitu bisa menjiwai,” jelasnya.

Walaupun karakter Weapon H ini termasuk baru dibandingkan dengan karakter legendaris Marvel lainnya, menurut Ario karakter ini memiliki potensi untuk bisa terkenal, asal ditunjang dengan film.

“Kayak ‘Guardians of Galaxy’ sebelum ada filmnya, komiknya sebenarnya biasa aja, tapi ketika ada filmnya dia jadi terkenal. Nah, kalau si Weapon H ini bisa di film-in, tentunya sih bisa banget terkenal, karena dia punya the best of both worlds. Dia punya kekuatannya Hulk, dia juga punya kekuatannya Wolverine,” kata komikus yang juga pernah mengerjakan komik tokoh anti-hero, Venom, dan Agents of S.H.I.E.L.D ini.***

Bagikan: