Pikiran Rakyat
USD Jual 14.024,00 Beli 14.122,00 | Umumnya berawan, 24.5 ° C

Jumlah Penderita Katarak di Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Satrio Widianto
null
null

JAKARTA, (PR).- Angka penderita katarak di Indonesia masih tertinggi di Asia Tenggara. Sejauh ini, pemerintah belum memprioritaskan pengentasan katarak.

"Karena itu kita masih membutuhkan dukungan swasta dan mitra dalam kegiatan bakti sosial," kata Menteri Kesehatan Nila F Moelok, seperti diungkapkan Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat saat bakti sosial operasi katarak grats di RS Antam Medika, Jakarta Timur, Senin, 8 April 2019.

Dikatakan, jumlah penderita katarak di Indonesia 2,4 juta orang terus bertambah satu persen setiap tahunnya dan yang sangat memprihatinkan banyak penderitanya di usia produktif. Penyebab utama kebutaan adalah katarak. Setiap tahunnya, jumlah operasi katarak yang dijalankan mencapai 80 ribu jiwa. Sedangkan jumlah tenaga medis ahli mata (ophthalmologist) di Indonesia baru mencapai 2.325 dokter. 

Karena itu, Menteri mengapresiasi perusahaan Jamu Sido Muncul yang peduli dan menjadi mitra pemerintah dalam penyembuhan penyakit katarak dalam bentuk bakti sosial. Selain, itu, peran persatuan dokter spesialis mata Indonesia (Perdami) yang terus melakukan pelatihan kepada dokter-dokter ahli mata. 

Pada bakti sosial operasi katarak terhadap 30 penderita kali ini, Irwan Hidayat dari Jamu Sido Muncul menggandeng penynyi Christine Panjaitan. "Memang saat itu Christine cerita ke saya bahwa ia akan menjadi calon legislatif. Saya bilang, kalau mau jadi wakil  rakyat, kita harus tahu permasalahan yang sedang dialami masyarakat. Kita harus  turun langsung melihat dan mendengar aspirasi masyarakat." 

"Berhubung salah satu CSR  kami adalah Operasi Katarak Gratis, maka saya ajak untuk ikut melaksanakan kegiatan  ini. Jadi apabila terpilih, Ia sudah ada gambaran apa yang dibutuhkan masyarakat, khususnya dari aspek kesehatan,” ujar Irwan.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Christine Panjaitan. Selain 30 penderita katarak yang menjalani  operasi di RS Antam Medika, ditargetkan 70 mata lainnya akan menjalani operasi pada penyelenggaraan selanjutnya.***
 

Bagikan: