Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Cerah berawan, 21 ° C

IFW 2019 Angkat Keindahan Kalimantan 

Gita Pratiwi A
RANCANGAN pendesain senior Musa Widyatmodjo dalam pembukaan Indonesia Fashion Week 2019, di Balai Sidang JCC Plennary Hall, Jakarta, Rabu 27 Maret 2019.*/ ADE MAMAD/ PIKIRAN RAKYAT
RANCANGAN pendesain senior Musa Widyatmodjo dalam pembukaan Indonesia Fashion Week 2019, di Balai Sidang JCC Plennary Hall, Jakarta, Rabu 27 Maret 2019.*/ ADE MAMAD/ PIKIRAN RAKYAT

JAKARTA, (PR).- Ajang Indonesian Fashion Week 2019 mengangkat tema Culture Values dengan menonjolkan keindahan Kalimantan. Acara resmi dibuka, di Balai Sidang JCC Plennary Hall, Jakarta, Rabu, 27 Maret 2019.

Tarian kancet papatai khas Kalimantan tentang pria yang jadi pahlawan Dayak, menandai seremoni pembukaan. Fashion show dari Musa Widyatmodjo yang tampil dengan gaya performing arts Viro Dream juga kental dengan nuansa Kalimantan.

Menurut Presiden IFW 2019, Poppy Dharsono, di tahun kedelapan ajang ini tetap fokus mendorong desainer melewati batas. "Dengan identitas budaya, fashion dapat tumbuh dan mampu maju bersama secara ekonomi dan industri," katanya saat memberi sambutan pembukaan.

Melalui event ini, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) juga bekerja sama dengan PBB. Bersama lembaga nonprofit turut berkomitmen dalam melestarikan orangutan dengan melindungi habitatnya.

"Kita harus menyadari eco fashion bagian dari hidup kita. Misalnya dengan menggunakan kembali baju kita, dan menggunakan natural product dalam pewarnaan fashion," kata Poppy. Dia mengatakan, industri fashion disadari memiliki risiko dampak kerusakan lingkungan yang tinggi.

" Tujuannya agar tidak mengabaikan unsur sosial dan lingkungan. Melaksanakan mode yang beretika dan sustainable, " kata Poppy.

Dalam kesempatan pembukaan ini, fashion show dari kolaborasi Caren Delano dan 10 perancang muda juga hadir. Caren yang berprofesi fashion stylist mendapat kepercayaan jadi Style and Fashion Director di IFW 2019. Ia mendapuk 10 desainer APPMI untuk berkolaborasi.

KARYA Caren Delano/ ADE MAMAD/ PIKIRAN RAKYAT

"Saya percaya APPMI memiliki anggota dari Sabang sampai Merauke yang kreatif luar biasa. Mampu membawa berkah, membawa dunia fashion Indonesia ke mancanegara," kata Caren. Ke-10 perancang dipilih karena dinilai berpotensi secara kualitas.

"Saya berusaha membangun desain untuk pasar global dengan mengangkat potensi lokal. Menjadikan IFW bukan cuma panggung eksistensi, tapi juga peluru kebanggaan," katanya. ***

Bagikan: