Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sedikit awan, 20.3 ° C

Cara Alami Membasmi Nyamuk

Vebertina Manihuruk
PEKERJA kebun merawat tanaman hias lavender di Desa Cihideung, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 7 Februari 2019. Tanaman la­vender harus diolah dengan diambil ekstrak­nya untuk dijadikan sebagai bahan pencegah gigitan nyamuk.*/RIVALDI OCTORA
PEKERJA kebun merawat tanaman hias lavender di Desa Cihideung, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 7 Februari 2019. Tanaman la­vender harus diolah dengan diambil ekstrak­nya untuk dijadikan sebagai bahan pencegah gigitan nyamuk.*/RIVALDI OCTORA

MEMBASMI nyamuk dengan cara aman dan alami bukanlah hal rumit. Dibandingkan dengan menggunakan obat pembasmi serangga yang dapat membahayakan kesehatan manusia, alam menyediakan beragam tanaman untuk mengusir nyamuk dari rumah atau menghalangi nyamuk menggigit tubuh kita.

Menurut Joko Kusmoro, staf pengajar Departemen Biologi FMIPA Universitas Padjadjaran, ilmu biologi mempelajari kandungan kimia dari setiap tanaman. Kandungan itulah yang diteliti secara ilmiah apakah memiliki kemampuan khusus untuk menjadi obat atau pembasmi berbagai jenis hama. Penelitian itu dilihat berdasarkan rasa dan berdasarkan aromanya.

Ada rasa pahit seperti pada sambiloto, brotowali, dan lain-lain yang biasanya memiliki kandungan sebagai obat-obatan asalkan digunakan dalam takaran yang tepat. Ada pula rasa pedas, rasa manis yang ditemukan di tanaman yang mengandung karbohidrat, rasa sepat seperti pada jambu biji, serta rasa asam pada bermacam buah-buahan dengan kandungan vitamin A dan vitamin C tinggi.

Uji penciuman mendeteksi kandungan tanaman berdasarkan aroma. Seperti bau daun jeruk, pandan, mentol, sereh, sirih, dan beberapa lainnya yang bisa diidentifikasi dari indra penciuman.

Setelah mengetahui kandungan berdasarkan rasa dan aroma, Joko menuturkan, tanaman tertentu pun dinilai manfaatnya sehingga bisa digunakan dalam pertanian. Ada yang dapat menjadi pembasmi jamur, bakteri, tikus, keong-keongan, larva, dan serangga seperti nyamuk.

"Menggunakan tanaman alami, bukan hanya efektif membasmi, tetapi juga tidak memberikan efek samping yang membahayakan manusia atau alam,” tuturnya.

Ekstrak

Menurut Joko, ada beberapa tanaman yang bisa digunakan langsung, ada yang harus diambil dulu ekstraknya. Tanaman zodia atau evodia bisa diletakkan di dekat pintu atau jendela. Tanaman ini memiliki bau yang menyengat sehingga tidak disukai nyamuk. Bahkan manusia pun bila terlalu lama menghirupnya bisa pusing.

Sereh juga bisa mengusir nyamuk. Sereh bisa berupa tanaman atau sereh dapur yang dipotong dan diletakkan di atas piring. Karena aroma sereh cepat menguap sehingga harus sering diganti.

Tanaman cengkih pun bisa. Caranya, biji cengkih yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur diletakkan di atas piring lalu disimpan di ruangan. 
Beberapa tanaman bisa diambil sarinya dari air yang telah direndam tanaman tersebut.

Misalnya, tembakau yang direndam, airnya dibalurkan ke permukaan kulit sehingga kulit terasa pahit. Kelopak kecombrang juga bisa dibalurkan ke kulit supaya nyamuk enggan mendekat.

Tanaman lavender yang selama ini dikenal masyarakat memiliki kemampuan mengusir nyamuk, ternyata tidak bisa digunakan begitu saja. Menurut Joko, lavender harus diproses untuk diambil ekstraknya. Lavender tidak memiliki aroma yang bisa mengusir nyamuk, tetapi justru rasanya yang membuat nyamuk enggan menggigit kulit manusia.

Hal serupa berlaku juga untuk tanaman chrysanthemum yang bunga-bunganya harus diambil ekstraknya lebih dulu dan kemudian dicampurkan ke olesan antinyamuk.

Namun, masyarakat yang tidak memahami hal itu tetap memburu berbagai tanaman tadi. Menurut Agus, penjual tanaman di persimpangan Jalan Soekarno-Hatta-Jalan Buahbatu, tiga tanaman yang paling dicari, yaitu zodia, lavender, dan rosemary. Bahkan, zodia dan lavender sudah habis terjual dan ia sedang menunggu pengiriman dari kawasan Lembang.

”Harganya naik karena dari sananya naik. Biasanya lavender dijual Rp 20.000 untuk setinggi kurang lebih 30 cm, sekarang Rp 30.000-Rp 35.000. Harga Rosemary juga kurang lebih sama,” katanya.

Joko mengungkapkan, ada juga tanaman yang karena kekhasan bentuknya menyebabkan nyamuk senang menjadikannya tempat berkembang biak. Jadi, bukan tanamannya yang menarik nyamuk mendekat, tetapi tanaman itu memiliki genangan-genangan air yang dijadikan tempat berkembang biak.

"Seperti pisang, pelepahnya itu menyimpan air tergenang sehingga nyamuk aedes aegypti senang beranak pinak di situ. Begitu juga pandan dan talas-talasan,” tuturnya.

Ia memiliki tips membuat jebakan nyamuk. Caranya menggunakan gula merah, ragi, dan air. Campuran ketiganya diletakkan di botol air besar yang dipotong jadi dua bagian. Bisa juga campuran jeruk lemon dan jeruk nipis, ditambah bunga cengkih di atas piring.***

Bagikan: