Pikiran Rakyat
USD Jual 14.331,00 Beli 14.031,00 | Umumnya berawan, 23 ° C

Konser Mimpi Adalah Kunci, Detik-detik Ubay Yusuf Gantikan Giring Nidji

Windy Eka Pramudya
WINDY EKA PRAMUDYA/PR
WINDY EKA PRAMUDYA/PR

SETELAH memutuskan tidur selama 398 hari, Nidji kembali. Memasuki usia 17 tahun, band yang solid dalam formasi Giring (vokal), Rama dan Ariel (gitar), Run-D (keyboard), Andro (bas), dan Adri (drum) ini siap memulai babak baru. Pada konser Mimpi Adalah Kunci di Trans Studio Bandung Jalan Gatot Subroto Kota Bandung, Sabtu 2 Februari 2019, Nidji tampil bersama 10 kandidat vokalis penerus Giring. 

Sejak Giring memutuskan mundur dari Nidji, band yang telah melahirkan delapan album ini sempat vakum karena kosongnya posisi vokalis. Kendati sempat hadir dalam proyek NEV atau Nidji Electronic Version, tapi Nidji ingin kembali ke khitah mereka sebagai band pop rock.

Keputusan besar kemudian diambil akhir tahun 2018 saat Nidji dan label Musica Studios membuka audisi untuk mencari penerus Giring dan membuat Nidji kembali eksis. Dari sekitar 2.000 peserta sejak audisi diadakan Desember 2018-Januari 2019, terpilihlah 10 kandidat yang mendapat kesempatan tampil bersama Giring dkk.  

WINDY EKA PRAMUDYA/PR

Dalam nuansa disko yang mengentak, Nidji memulai konser Mimpi Adalah Kunci dengan Shadow yang disambung dengan Arti Sahabat. Aksi atraktif Giring berhasil memancing ribuan Nidjiholic berjingkrak dan bernyanyi bersama. Begitu pula saat Hapus Aku mengisi repertoar. 

"Sudah 398 hari kami berhenti dari pertunjukan Nidji yang terakhir di Jakarta, hari ini kami kembali menghibur. Terima kasih sudah sama-sama menjadi saksi perjalanan Nidji malam ini. Saya bahagia sekali karena bisa satu panggung lagi sama teman-teman ini," kata Giring.

Seusai menyapa, awak Nidji menurunkan tempo dengan Kau dan Aku. Lagi-lagi kor massal penonton terdengar menyambut suara Giring. Bagi Nidji, konser Mimpi Adalah Kunci adalah konser terakhir mereka di Bandung dalam format bersama Giring. 

"Kami memulai semua ini dari persahabatan. Setelah satu tahun kami sembunyi, sekarang saatnya kami balik lagi. Akan ada yang meneruskan saya sebagai vokalis Nidji," ujar Giring yang terlihat cukup emosional. 

Ubay Yusuf pengganti Giring Nidji

Giring kemudian memanggil tiga kandidat, yakni Zwingly, Panji, dan Febri untuk kolaborasi. Penampilan mereka menjadi salah satu bentuk penilaian, apakah mereka cocok dan satu resonansi dengan personel Nidji yang lain. Nomor Sudah menjadi suguhan apik dari kolaborasi ini.

Sebelum memanggil kandidat yang lain, Nidji meniupkan nuansa romantis dengan Bila Aku Jatuh Cinta. Di lagu yang termuat di album debut Nidji, Breakthru (2007), Giring memanggil seorang penonton perempuan untuk menemani bernyanyi. Tentu saja penonton lain berteriak iri.

Aksi Nidji bersama kandidat penerus Giring berlanjut saat Giring memanggil Ubay, Firman, dan Chiwa. Mereka mengisi repertoar dengan Jangan Lupakan. Setelah itu, Agus, Tubagus, Deffry, dan Ramadhan mengisi pentas untuk menyanyikan Laskar Pelangi. Bagi Nidji, "Laskar Pelangi" adalah salah satu masterpiece yang pernah mereka lahirkan untuk film Laskar Pelangi (2008). Lewat lagu ini pula Nidji kemudian dikenal sebagai band yang produktif membuat soundtrack film. 

"Selamat malam Bandung. Terima kasih untuk para Nidjiholic yang sudah hadir. Mudah-mudahan kami bisa menemukan penerus Giring dan tetap berkarya ya," kata gitaris Ariel. 

WINDY EKA PRAMUDYA/PR

Memasuki babak akhir konser Mimpi Adalah Kunci, Nidji menggeber performa dengan rentetan nomor bertempo cepat. Kendati Giring sudah bermandi peluh, tapi dia tak lelah melompat dan mendatangi penonton untuk bernyanyi bersama. Lagu-lagu seperti Ku Takkan Bisa, Di Atas Awan, dan Biarlah sukses membuat penonton bersenang-senang.

Sebelum menutup konser, semua kandidat bergabung untuk menggoyang panggung bersama. Kembali dalam irama disko, Nidji mengakhiri konser dengan meriah melalui lagu Disco Lazy Time. Setelah konser, lewat akun Instagram, Nidji mengumumkan siapa yang terpilih untuk meneruskan Giring. Dari 10 kandidat, terpilihlah Ubay Yusuf.  

Gitaris Rama menyebutkan, sosok Giring hanya satu dan tak tergantikan. Ubay bukan menggantikan, tapi meneruskan posisi Giring.

"Mudah-mudahan dengan hadirnya vokalis baru memberi warna baru juga di Nidji," ujar Rama.

Sementara itu, Giring mengatakan, dia akan lebih menyesal kalau Nidji enggak kemana-mana. Giring berharap, karya Nidji tetap didengar, dan Nidji bisa segera merilis karya baru.

"Mungkin saja lima sampai sepuluh tahun lagi kami akan kumpul. Pokoknya saat ini Nidji harus tetap jalan dan berkarya," kata Giring.***

Bagikan: