Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Badai petir, 28 ° C

Grace Sahertian Merilis Single Apart

Windy Eka Pramudya
GRACE Sahertian.*/WINDY EKA PRAMUDYA/PR
GRACE Sahertian.*/WINDY EKA PRAMUDYA/PR

SEBAGAI jembatan menuju album kedua, solois Grace Sahertian merilis single baru. Dalam judul Apart, Grace menyajikan warna musik segar dengan lirik yang kuat. Nomor Apart menjadi single kedua, setelah pada April 2018 Grace merilis Beautiful yang juga akan menjadi bagian album baru Grace nanti. 

Untuk merayakan dirilisnya Apart, Grace menggelar pesta perilisan dalam suasana intim dan menyenangkan. Berlangsung di Yumaju 2 Jalan Manado Kota Bandung, Sabtu, 26 Januari 2019, untuk pertama kalinya Grace menampilkan Apart secara live. 

Tampil selama hampir 60 menit, Grace tak hanya menyajikan karya anyarnya. Akan tetapi, dia juga membawa penonton untuk menikmati sejumlah nomor dari album Hela yang dirilis 2016 silam. 

Lagu Sun of Hope mengawali performa Grace. Lagu yang berkisah tentang optimisme ini terasa pas untuk membangkitkan semangat pagi. Cahaya matahari yang menerobos di antara dedaunan dan angin semilir yang berembus di sekitar halaman Yumaju 2, membuat Sun of Hope terasa manis membuka hari.

"Halo, terima kasih sudah datang di Sabtu pagi ini. Hari ini saya ingin memperkenalkan single baru yang judulnya Apart, semoga sudah pada dengar karena baru dirilis digital semalam," kata Grace menyapa. 

Istimewa

Seusai Sun of Hope, Grace membawa penonton untuk menyimak single Beautiful. Bagi Grace, lagu ini menjadi karya istimewa karena dia berkolaborasi dengan pemain saksofon Kirk Whalum.

Kirk merupakan musisi jazz asal Amerika Serikat yang telah memenangkan Grammy Awards. Dia juga terlibat pada lagu hit I Will Always Love You yang dipopulerkan Whitney Houston. "Jujur, saya bangga bisa berkolaborasi dengan Kirk. Dia adalah musisi idola saya. Kami berkenalan di Java Jazz 2017, setelah itu dia mengontak karena ingin membawakan lagu Fallin' yang saya tulis, dan akan termuat di album milik Kirk. Dari situ, kami juga jadi berkolaborasi untuk single Beautiful," ujar Grace.

GRACE Sahertian.*/WINDY EKA PRAMUDYA/PR

Perubahan musikalitas Grace tercipta saat dia membawakan lagu Apart. Di single baru ini, Grace menawarkan mood dari era 1980-an lewat bebunyian synthesizer.

Menurut Grace, perubahan itu pasti dan wajar. Menurut dia, tidak ada bentuk pakem yang bikin dia ada di tempat yang sama terus. 

"Saya mendengarkan banyak musik. Sempat bikin minialbum dengan genre world music. Hal ini bukan berarti saya enggak punya identitas, tapi memang saya jadi punya banyak referensi dan pasti mempengaruhi musik saya," ucap Grace.

Perpisahan

Lagu Apart bercerita tentang perpisahan. Grace menulis lirik lagu ini berdasarkan pengalaman pribadi karena di dunia ini ada proses jumpa dan berpisah. Akan tetapi, walaupun berpisah harus tetap berdiri dan melanjutkan hidup.

Di lagu ini, Grace dibantu pianis jazz David Manuhutu. Saat Apart dibawakan, lagu ini memang dikemas dalam lirik sendu.

Namun, kemasan musiknya yang mengentak memberi angin segar di karya baru Grace. Menurut Grace, kemungkinan besar warna musik dia di album kedua nanti tergambar lewat Beautiful dan Apart.

Menjelang siang, Grace menyudahi penampilan dengan Better to Love. Lagu bernuansa RnB ini merupakan single kedua Grace dari album Hela. "Terima kasih, dan sampai ketemu lagi," ujar Grace. ***

Bagikan: