Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 27.5 ° C

Sinopsis Preman Pensiun, Tragedi Perang Saudara [Spoiler Alert]

Windy Eka Pramudya
PREMAN Pensiun.*/MNC PICTURES
PREMAN Pensiun.*/MNC PICTURES

BERSELANG tiga tahun setelah kematian Kang Bahar (Didi Petet), kepemimpinan para preman dalam film Preman Pensiun berada di bawah Muslihat/Kang Mus (Epy Kusnandar).

Setelah memutuskan pensiun menjadi preman, para preman yang dibawahkan Kang Mus beralih profesi menjadi pebisnis. Hal itu dilakukan karena mengikuti jejak Kang Mus yang berjualan kicimpring.

Gobang (Dedi M Jamasari) misalnya yang berternak ikan lele, Dikdik (Andra Manihot) yang berjualan jaket kulit, dan Bohim (Kriss Tattoo) yang punya toko kaus.

Ada juga Cecep (Abenk Marko) yang memutuskan menjadi petinju. Murad (Deny Firdaus) serta Pipit (Ica Naga) bekerja sebagai petugas keamanan di mal.

Pada perjalanannya, profesi yang mereka jalani tidak berjalan mulus. Penjualan kicimpring Kang Mus menurun. Begitu pula Gobang yang harus merugi karena macetnya usaha peternakan ikan lele.

Di tengah rasa frustasi Gobang, dia mendapat kabar buruk. Adik iparnya dipukuli para preman sampai tidak sadarkan diri. Gobang tentu tidak terima. Sebagai mantan preman, dia bertekad mencari siapa pelakunya.

Dengan rasa marah yang berkecamuk, Gobang menemui kawan-kawan lamanya. Dengan dalih reuni kecil-kecilan, Gobang ingin meminta bantuan untuk mencari siapa pelaku yang memukuli adik iparnya.

PREMAN Pensiun.*/MNC PICTURES

Maka, berkumpulah Murad, Pipit, Mang Uu (Mang Uu), Bohim, Cecep, dan Ujang (M Fajar Hidayatulah). Gobang meminta mereka agar reuni itu tidak diketahui Kang Mus.

Di sisi lain, kehidupan Kang Mus berjalan statis. Kendati usaha kicimpringnya sedang turun, Kang Mus tetap optimistis. Suatu hari, putri Kang Bahar, Kinanti (Tya Arifin) datang.

Kinanti mengabarkan dia dan keluarganya akan mengunjungi makam Kang Bahar dalam rangka 1.000 hari meninggal ayahnya. Kang Mus menyambut baik ajakan Kinanti untuk ikut ke makam Kang Bahar.

Selain masalah kicimpring, urusan Kang Mus bertambah karena putri tunggalnya, Safira (Safira) yang beranjak remaja mulai kenal jatuh cinta.

Adalah Rendy (Agung Sadana) yang berani menjadi pacar Safira. Hal itu membuat Kang Mus gundah. Dia sampai mengutus Murad dan Pipit untuk memberi peringatan kepada Rendy agar tidak macam-macam dengan Safira.

Kepemimpinan Kang Mus diuji saat dia mendengar kasus adik ipar Gobang. Sebetulnya, dia tidak ingin ikut campur. Namun, Kang Mus teringat pesan Kang Bahar, yaitu "semua persoalan harus berhenti di Muslihat".

Muslihat makin bingung saat tahu siapa sebenarnya pelaku pengeroyokan adik ipar Gobang karena bisa menyebabkan perang saudara.

Siapakah sebenarnya pelaku pemukulan adik ipar Gobang? Akankan perang saudara akan pecah di antara para preman?

“Sinetron” dengan pendalaman

Mulai tayang Kamis 17 Januari 2019, film Preman Pensiun merupakan lanjutan dari kisah sinetronnya. Masih ditulis dan disutradarai Aris Nugraha,

film Preman Pensiun merupakan produksi MNC Pictures bekerja sama dengan ANP yang mengangkat kisah dalam balutan drama dan komedi yang kental. Dengan mengambil latar di Kota Bandung, Preman Pensiun memotret kisah kaum pinggiran yang bisa terjadi di mana saja.

Sempat vakum tiga tahun, kreator Preman Pensiun Aris Nugraha berupaya menjaga kesinambungan karakter dan cerita. Hasilnya, karakter pemain Preman Pensiun digali lebih dalam dengan cerita yang sarat tanda tanya pada bagian akhirnya.

Aris Nugraha sepertinya sengaja membuat babak akhir yang menggantung. Hal itu membuat penonton menebak, akankah ada film Preman Pensiun 2?

Formula drama dan komedi yang diramu Aris Nugraha membawa alur kisah berjalan dinamis. Gaya dialog yang saling bersambungan antaradegan dan editing yang rapi membuat Preman Pensiun menarik.

Akan tetapi, pada awal cerita, Aris Nugraha cukup lama memperkenalkan setiap karakter yang ada. Hal itu sempat membuat awalan film bergerak lambat.

Bagi penggemar serial Preman Pensiun, film ini akan mengobati kerinduan menyimak kisah Kang Mus dkk.

Terselip juga rasa haru karena kehadiran Kang Bahar dalam beberapa adegan. Dukungan para pemain lain seperti Imas (Soraya Rasyid), Ceu Esih (Vina Ferina), Kinasih (Sindy Lesmana), Kirani (Anzanie Kamilah), Amin (Sandi Tile), Ceu Edoh (Edoh Nining), dan Emak (Isye Sumarni) juga membuat film "Preman Pensiun" mempertahankan kesolidan ensambel pemainnya.***

Bagikan: