Pikiran Rakyat
USD Jual 14.311,00 Beli 14.011,00 | Sebagian berawan, 21.8 ° C

11 Film Wajib Tonton Sepanjang Tahun 2019

Yusuf Wijanarko
FILM 2019.*/DOK. PR
FILM 2019.*/DOK. PR

SEJUMLAH film yang sudah dinantikan setidaknya sejak dua tahun belakangan akan siap hadir bergiliran sepanjang 2019.

Dari dalam negeri, ada satu karakter komik yang diprediksi akan menjadi pembeda di antara deretan film bercorak drama dan komedi.

Sementara dari Hollywood, tentu saja babak akhir saga Avengers menjadi sajian utama yang paling dinantikan tahun 2019 ini. Berikut ini daftar 11 film yang tidak boleh dilewatkan tahun 2019.

Captain Marvel

Membuka MCU (Marvel Cinematic Universe) tahun 2019, Captain Marvel akan tayang pada Maret 2019. Kehadirannya akan menjadi semacam pemanasan sebelum kita menyaksikan Avengers: Endgame.

Captain Marvel mengisahkan Carol Danvers yang menjadi salah satu superhero paling tangguh di MCU kala bumi berada di tengah perang antara dua ras makhluk dari planet lain.

CAPTAIN Marvel.*/MARVEL STUDIOS

Presiden Marvel Studios Kevin Feige menyebut bahwa momen dalam Captain Marvel berlangsung sebelum peristiwa dalam Iron Man (2008). Dalam Captain Marvel,  Skrulls adalah antagonis utamanya.

Captain Marvel berlatarkan bumi tahun 1990 dan merupakan prekuel yang menegaskan kedudukan karakter-karakter dalam MCU seperti Nick Fury, Phil Coulson, Korath the Pursuer, dan Ronan the Accuser.

Hellboy

Pada April, ada dua film comic based yang tayang. Film pertama adalah Hellboy dan yang kedua adalah Avengers: Endgame.

Hellboy diangkat dari novel grafik karya Mike Mignola yang mengisahkan kejadian-kejadian ganjil antara dunia supernatural dan dunia manusia. Di dalamnya akan tersaji pertarungan yang dilatarbelakangi dendam.

Tak ada Ron Perlman di balik sosok Hellboy kali ini. Ron Perlman sudah tampil dalam dua film Hellboy sebelumnya yaitu tahun 2004 dan 2008.

Hellboy kali ini akan diperankan David Harbour, aktor yang sebelumnya hanya mendapatkan peran-peran sekunder seperti dalam Suicide Squad, Quantum of Solace, Revolutionary Road, dan End of Watch.

Avengers: Endgame

Avengers: Endgame diprediksi bakal merajai tabel pendapatan box office tahun ini. Setelah trailernya mengguncang jagat maya pada 7 Desember 2018 lalu, para pecandu MCU dibuat penasaran dengan nasib para superhero yang tersisa dari jentikan jari Thanos di Avengers: Infinity War.

AVENGERS: Endgame.*/MARVEL STUDIOS

Dengan kekuatan yang tersisa, para superhero harus bersatu sekali lagi guna membatalkan apa yang sudah dilakukan Thanos dan mengembalikan tatanan semesta seperti semula, apapun risikonya. 

Russo bersaudara selaku sutradara mengatakan, Avengers: Endgame akan berudarasi 3 jam. Sementara Kevin Feige mengatakan, Avengers: Endgame merupakan film terakhir dari 3 fase MCU.

X-Men: Dark Phoenix

X-Men: Dark Phoenix merupakan film dari komik Marvel yang berada di luar MCU yang dijadwalkan tayang Mei.

Dikisahkan, Jean Grey mulai mengembangkan kekuatan tak terbayangkan yang mendorong dia menjadi sosok Dark Phoenix.

AVENGERS: Endgame.*/20TH CENTURY FOX

Untuk menghentikannya, para anggota X-Men harus memutuskan apakah nyawa para mutan lebih berharga dibandingkan nyawa seluruh umat manusia.

X-Men: Dark Phoenix berlatar tahun 1992, tahun yang sama dengan diluncurkannya komik X-Men dengan penyegaran desain kostum para mutan dan tayangnya serial TV kartun X-Men.

Aladdin

Aladdin live action dengan Will Smith yang berperan sebagai jin akan menghadapi pertaruhan pada Mei, apakah diterima pasar atau justru dihujat pencinta Disney.

Jalan ceritanya akan persis dengan versi animasi yang rilis tahun 1992.

Gundala

Dari industri film Indonesia, ada Gundala garapan Joko Anwar. Belum ada pengumuman rinci kapan Gundala akan tayang. Dalam keterangan pers akhir tahun 2018, hanya disebutkan bahwa Gundala siap rilis pertengahan 2019.

GUNDALA.*/BUMILANGIT STUDIOS

Jika melihat slot tayang dan jumlah layar yang ada di Indonesia, kemungkinan besar Gundala tayang Juni guna menghindari dominasi layar oleh Avengers: Endgame.

Gundala diangkat dari komik Gundala Putra Petir yang pertama beredar tahun 1969. Jangan bayangkan Gunadala akan serupa dengan The Flash di komik DC. Gundala yang diperankan Abimana Aryasatya tidak bisa bergerak secepat kilat.

Melihat sejumlah materi promonya, terlihat bahwa Gundala digarap dengan standar teknis tinggi yang dijamin tidak akan mengecewakan. Namun, yang menjadi perhatian adalah sekuat dan serelevan apa ceritanya dengan bumi Indoensia.

Men in Black: International

Selain Gundala, pada Juni, ada pula kelanjutan cerita agen-agen misterius dalam Men in Black: International.

MEN in Black: International.*/SONY PICTURES

Para agen Men in Black selalu berhasil melindungi bumi dari para alien jahat. Dalam petualangan barunya ini, mereka menghadapi ancaman paling besar yang pernah terjadi yaitu penyusup di dalam tubuh organisasi.

Tidak ada Will Smith dan Tommy Lee Jones kali ini. Dua agen utama dalam Men in Black: International adalah Agent M (Tessa Thompson) dan Agent H (Chris Hemsworth).

Once Upon a Time in Hollywood

Karya-karya Quentin Tarantino memang selalu layak dinantikan. Dia selalu menekankan bahwa hanya akan menyutradarai 10 film panjang selama hidupnya.

Agustus akan menjadi istimewa dengan tayangnya Once Upon a Time in Hollywood. Film ini adalah film kesembilan Quentin Tarantino setelah  Reservoir Dogs (1992), Pulp Fiction (1994), Jackie Brown (1997), Kill Bill Vol. 1 dan 2 (2003-2004), Death Proof (2007), Inglourious Basterds (2009), Django Unchained (2012), The Hateful Eight (2015).

ONCE Upon a Time in Hollywood.*/SONY PICTURES

Tiga bintang besar, Al Pacino, Leonardo DiCaprio, dan Brad Pitt bermain dalam Once Upon a Time in Hollywood.

Filmnya berkisah tentang aktor TV dan pemeran penggantinya yang sinar kebintangannya sudah mulai redup. Mereka memulai perjalanan untuk mengembalikan kejayaan dalam industri film pada 1969 saat peristiwa Helter Skelter mengguncang Los Angeles.

Helter Skelter adalah sebutan populer untuk serangkaian persitiwa pembunuhan yang dilakukan Charles Manson terhadap istri sutradara Roman Polanski, Sharon Tate.

It: Chapter Two

Sekelompok bocah dalam It (2017) kini sudah dewasa. Setelah 27 tahun berlalu sejak persitiwa dalam film pertama, mereka terpencar sampai akhirnya satu panggilan telefon penting mengumpulkan kembali semuanya guna menghadapi Pennywise.

IT: Chapter Two.*/NEW LINE CINEMA

Nuansa dunia yang aneh dan ganjil khas Stephen King akan tetap mewarnai It: Chapter Two yang diagendakan tayang September. Bill Skarsgård akan tetap memerankan Pennywise.

Joker

Setelah hadir dalam berbagai versi film termasuk di serial Gotham dan sejumlah animasi Batman, kini, musuh abadi si Manusia Kelelawar, Joker muncul dalam film self titled, Joker, pada Oktober.

Joker.*/DC ENTERTAINMENT

Joaquin Phoenix akan berperan sebagai Joker yang dalam premisnya dikisahkan sebagai komika gagal yang gila dan menjadi psikopat pembunuh.

Bayak yang berharap Joaquin Phoenix dapat mengobati kekecewaan atas Joker versi Jared Leto yang dianggap gagal. Sekaligus, banyak pula yang berharap Joaquin Phoenix setidaknya bisa menyamai kekuatan akting Heath Ledger dalam The Dark Night.

Star Wars: Episode IX

Star Wars: Episode IX akan menutup tahun 2019 yang sempurna pada Desember dan menjadi konklusi trilogi penutup Star Wars: The Force Awakens (2015) dan Star Wars: Episode VIII - The Last Jedi (2017).

Kisahnya masih akan berkutat pada pergumulan batin Rey dan Kylo Ren. Sementara Luke Skywalker tetap akan mendapat jatah tampil dalam Star Wars: Episode IX.***

Bagikan: