Pikiran Rakyat
USD Jual 14.619,00 Beli 14.521,00 | Berawan, 22.6 ° C

Tren Perangkat Interoperabilitas di IFA 2018 Berlin

Asep Budiman
PENGUNJUNG dengan kacamata VR menguji "pengalaman Samsung 4d" selama hari preview IFA, pameran dagang terkemuka untuk elektronik konsumen dan peralatan rumah tangga, di Berlin, Jerman, 30 Agustus 2018.

PAMERAN tahunan Internationale ­Fun­kausstellung Berlin (IFA) 2018 kembali digelar di pengujung bulan ini, mulai 31 Agustus 2018 dan berakhir pada 5 September 2018. Seperti kebanyakan pameran teknologi lainnya, ekspo ini akan menampilkan produk dan teknologi baru.

Dalam ekshibisi teknologi terbesar di Eropa ini akan diperkenalkan telefon seluler unggulan teranyar dan laptop dengan CPU Intel terbaru serta perangkat rumah pintar. Banyak nama besar dalam teknologi berkumpul untuk mema­merkan barang-barang terbaru mereka kepada dunia.

Beberapa kejutan besar akan muncul, ter­uta­ma interoperabilitas antarperangkat. Interoperabilitas adalah karakteristik produk atau sistem, yang antarmukanya benar-benar dipahami. Sistem ini bekerja dengan produk atau sistem lain, baik dalam implementasi maupun akses, tanpa batasan apa pun.

Ponsel dan tablet



Setelah Samsung meluncurkan Galaxy Note 9 pada awal bulan Agustus 2018, menurut laman T3.com, rencananya Sony mengumumkan ponsel baru pada IFA 2018. Sony akan merilis Xperia XZ3 di mana konferensi pers telah dijad­walkan pada 30 Agustus 2018, sehari sebe­lum pameran dibuka. Bersiaplah untuk ­kamera 48 megapiksel dan konektivitas 5G dari flagship Sony baru.

Huawei pun selalu membuat pertunjukan be­sar pada IFA dan mungkin menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan ponsel phablet Mate 20 Pro. Huawei subbrand, Honor, juga mengonfirmasi akan meluncurkan smartphone, meskipun belum diketahui bocoran produknya.

Dari nama-nama besar lainnya, LG kemungkinan besar memiliki sesuatu yang baru untuk dipamerkan, yaitu peluncuran LG V40 ThinQ. Versi yang sedikit lebih unggul dari LG V35 ThinQ dan akan menjadi peluncuran ponsel unggulan ketiga dari LG selama 2018.

Televisi



Televisi mungkin akan mencuri bagian terbesar dari sorotan media karena 2018 akan menjadi tahun televisi 8K. Merek besar seperti Phi­lips, Samsung, LG, dan Sony akan meramai­kan acara tahunan ini. Semua perusahaan glo­b­al tersebut akan memamerkan perangkat ter­baru dan mungkin meluncurkan beberapa mo­del baru pada saat yang bersamaan. Ada ju­ga kabar bahwa Toshiba berencana memperkenalkan televisi baru di IFA 2018.

Sony tidak diragukan lagi akan memamerkan jajaran TV terbaru di IFA 2018. Publik pun bisa melihat lebih banyak TV MicroLED dari Samsung tahun ini seperti Wall yang berukuran 146 inci yang memiliki kontras dan reproduksi war­na seperti OLED. Sementara itu, Philips di­de­sas-desuskan untuk menghadirkan monitor ultratipis baru untuk IFA 2018.

Jam pintar



Samsung mungkin akan mengungkapkan jam pintar Galaxy Watch baru yang menjalankan Ti­zen atau Wear OS. Bisa juga, Samsung memper­kenalkan gadget pendukung Galaxy Note 9.

LG sendiri masih bungkam tentang perangkat yang akan dipamerkan. Sementara itu, desas-desus tentang Pixel, merek dari Google, yang mungkin akan mengumumkan jam pintar baru. Begitu pula Fitbit, salah satu produsen terbesar jam pintar mungkin akan meluncurkan produk besar seperti Fitbit Versa, tetapi dengan pembaruan.

Komputer



IFA sering menjadi tempat pertama kali gim PC baru, laptop, dan banyak lagi dari nama-na­ma besar dalam komputasi seperti Acer dan As­us. Lenovo adalah produsen lain yang memiliki sesuatu yang baru untuk dipamerkan di IFA 2018.

Di saat Dell menikmati kesuksesan ­dengan produk Dell XPS 15 dan Dell XPS 13, mungkin saja Lenovo memanfaatkan IFA 2018 untuk ber­saing. Razer mungkin juga memiliki laptop gaming baru yang siap dipamerkan.

Perangkat rumah pintar



Salah satu hal yang ditunggu-tunggu pada IFA adalah perangkat rumah yang cerdas dan pera­latan pintar. Tahun ini, diharapkan tidak hanya perangkat rumah dengan konektivitas internet, tetapi penyematan teknologi kecerdasan buatan (AI). 

Selain televisi pintar, sound system, soundbars, dan headphone dengan kontrol suara terintegrasi akan menjadi salah satu produk baru yang paling menarik. Jumlah perangkat yang tersedia dengan kontrol suara juga sama besar. Banyak perangkat rumah tangga sudah bereaksi terhadap perintah suara, bahkan pencahayaan atau sistem penyejuk udara akan mematuhi pe­rintah suara di masa depan.

Samsung akan memamerkan asisten suara Bix­by dan ekosistem Smart Things, sedangkan LG diharapkan akan memamerkan lebih banyak dari sekadar ThinkQ AI. Bayangkan sebuah ru­mah penuh dengan orang yang mencoba menggunakan asisten suara. Itu akan terjadi. Ke de­pan, dunia akan melihat kendali suara pada lemari es, mesin cuci, pengering, TV, speaker, monitor pintar, cermin, bel pintu, kamera keamanan, proyektor, dan lain-lain.***

Bagikan: