Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Umumnya cerah, 22.6 ° C

Banderol Mi 8 Explorer Edition Rp 8 Jutaan, Simak Spesifikasi Teknologinya

SETELAH sukses dengan Mi 6 tahun lalu, Xiaomi siap kembali luncurkan smartphone unggulannya yaitu Xiaomi Mi 8 Explorer Edition ke pasaran. Usai diperkenalkan sejak Mei lalu, kini Xiaomi Mi 8 EE akan dipasarkan pada 24 Juli 2018 mendatang.

Harga yang dipatok oleh perusahaan asal Tiongkok tersebut untuk ponsel Xiaomi Mi 8 Explorer Edition terbilang fantastis. Yaitu sekitar 3.699 yuan, atau sekitar Rp 8 juta.

Mi 8 sendiri merupakan smartphone penerus langsung Mi 6. Peluncuran nama Mi 8 ini diambil dengan alasan dalam rangka merayakan ulang tahun Xiaomi yang ke-8.

Dibandingkan Mi 6, desain Mi 8 berubah total, dan tanpa harus terkejut, bagian jidatnya telah digantikan oleh segaris poni ala iPhone X. Bingkainya terbuat dari aluminium, sedangkan panel belakangnya dari kaca. Ada sedikit bagian dagu yang tersisa di bawah, tapi setidaknya rasio layar-ke-bodinya mencapai angka 88,5%.

Harga tinggi yang dipasang oleh Xiaomi untuk Mi 8 EE tentunya bukan tanpa alasan. Kinerja Xiaomi Mi EE 8 ditunjang oleh chipset Snapdragon 845 layaknya smartphone flagship lain di tahun 2018. 

Mi 8 EE memiliki RAM 8 GB dan memori internal 128 GB. Selain itu, panel belakangnya dibuat transparan yang terlihat luar biasa serta terdapat sidik jari yang tertanam di bawah layar AMOLED berukuran 6,26 inch esolusi 2248 x 1080 pixel (rasio 18,7:9).

Kamera Mi 8 Explore Edition



Untuk kameranya sendiri, smartphone ini dibekali dengan lensa ganda bagian belakang yang masing-masing memiliki kualitas 12 MP namun lensanya berbeda (wide-angle f/1.8 dan telephoto f/2.4) dengan posisi vertikal ala iPhone X. Performa kamera belakangnya turut didukung oleh kehadiran OIS (optical image stabilization) 4-axis serta sistem dual pixel autofocus

Sedangkan kamera depannya mempunyai resolusi 20 MP. Seperti halnya Apple, Xiaomi juga telah membenamkan sejumlah komponen yang membentuk sistem face unlock berbasis infra-merah, sehingga wajah pengguna masih dapat terdeteksi di kondisi gelap. Xiaomi menyebutnya fitur pemindaian wajah ini dengan nama Face ID.

Sistem face unlock  Mi EE ini dikalim lebih unggul ketimbang Mi 8 lainnya, karena mengusung teknologi 3D. Alhasil, tidak hanya untuk membuka ponsel, pengguna juga dapat membuat animasi emoji yang mampu menangkap 52 gerakan otot wajah.

Terkait software, Mi 8 sendiri ditenagai sistem operasi MIUI 10 yang mengambil Android Oreo sebagai basisnya. Selain itu, ponsel ini memiliki baterai dengan kapisatas 3.000 mAh.

Seperti yang diketahui, Xiaomi meluncurkan tiga versi berbeda, yang saat ini tersedia di Tiongkok dan sejumlah negara lainnya, seperti Mi 8, Mi 8 SE dan Mi 8 Explorer Edition. Menurut Xiaomi, Mi 8 series terjual sebanyak satu juta unit sejak akhir bulan lalu. Dan Mi 8 Explorer Edition inilah yang merupakan Versi paling mahal diantara seri Mi 8.

Sebelumnya Xiaomi telah memasarkan dua varia. Yaitu Mi 8 (standar) yang  dipasarkan 5 Juni,dengan harga mulai 2.699 yuan (kurang lebih Rp 5,85 juta), dan Mi 8 SE (small Edition) yang dipasarkan pada 8 Juni dengan kisaran harga 1.799 yuan (sekitar Rp 3,9 juta).

Sayangnya, belum diketahui apakah ponsel tersebut akan tersedia untuk kawasan di luar negeri Tirai Bambu atau tidak. (Lisdawati)***

Bagikan: