Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Berawan, 21.8 ° C

Tren Smartphone Tiga Kamera Sudah Dimulai?

Asep Budiman

KETIKA Huawei P20 dan P20 Pro ­diluncurkan awal tahun ini dengan tiga sensor kamera belakang, banyak yang ­menganggapnya sebagai anomali. ­Namun, Huawei berhasil menjual P20 dan P20 Pro lebih dari 7 juta unit di seluruh dunia.

Hal itu tak terlepas dari semua perhatian media terhadap telefon seluler pertama dengan tiga kamera belakang. Di­pre­diksi oleh Android Authority, hal ini mungkin mendorong per­usahaan telefon seluler pintar lainnya untuk meluncurkan telefon seluler dengan tiga kamera ­belakang atau lebih.

Baru-baru ini, ada desas-desus bahwa Samsung Galaxy S10 Plus akan memiliki tiga kamera belakang yang akan diluncur­kan awal 2019. Rumor lain beredar bahwa LG melakukan hal senada dengan V40 ­untuk diluncurkan akhir tahun ini.

Dikabarkan, LG V40 ini tidak hanya memiliki desain tiga kamera belakang, tetapi juga dua kamera depan. Dengan demikian, LG V40 mungkin akan menjadi telefon seluler pertama dengan lima ­kamera di dalamnya.

Bahkan, Apple bisa saja meramaikan tren tiga kamera karena sejumlah rumor meng­klaim versi masa depan iPhone akan memiliki tiga sensor di belakang.

Beberapa rumor mengklaim Apple akan menunggu hingga 2019. Akan tetapi, isu terbaru mengembuskan bahwa Apple akan menyertakan tiga kamera belakang pada iPhone X Plus yang mungkin keluar awal September 2018.

Titik kulminasi



Pasar mungkin berada di titik puncak tren smartphone terbaru setelah tren ka­mera belakang ganda. Namun, apa yang bisa dilakukan tiga kamera yang tidak mung­kin dihasilkan satu atau dua sensor kamera?

Masih ada banyak pertanyaan tentang apa yang sebenarnya dilakukan oleh ka­mera ketiga. Satu-satunya contoh nyata adalah Huawei P20 Pro yang menempat­kan tiga sensor secara vertikal di sisi kiri punggung P20 Pro.

Di bagian tengah ada sensor RGB 40 me­ga­piksel yang sangat besar dengan bukaan (aperture) f/1,8 dan panjang fokal 28 mili­meter. Di bagian bawah ada sensor penembak monokrom 20 megapiksel dengan bukaan f/1,6. Sementara di atas ada lensa 8 megapiksel telefoto dengan bukaan f/2,4 dengan panjang fokus 52 milimeter yang mendukung stabilisasi gambar optik (OIS).

Seperti telefon seluler Huawei sebelumnya dengan kamera ganda, sensor 40 MP RGB dapat bekerja sama dengan kamera monokrom 20 MP untuk menghasilkan gambar dengan jangkauan dinamis yang lebih tinggi.

Lensa telefoto 8 MP ketiga mendukung zoom optik 3x, tetapi bekerja sama dengan kamera RGB utama yang disebut Huawei Hybrid Zoom. Hal ini memung­kinkan pemilik P20 Pro mengambil bidikan telefoto 5x tanpa kehilangan kualitas.

Setelah P20 Pro, yang akan mengadopsi teknologi tiga kame­ra hanya telefon seluler premium. Dala waktu dekat, smartphone yang santer akan dirilis adalah Samsung Galaxy S10 dan LG V40. Namun, butuh waktu beberapa tahun lagi untuk membuat tek­nologi tiga kamera disematkan pada telefon seluler menengah yang lebih murah.

Solusi terbaik?



Tentu saja teknologi smartphone terus berkembang secara besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir. Tiga kamera di bagian belakang telefon seluler mungkin bukan solusi terbaik untuk masa depan ­foto telefon seluler.

Lihat saja Google Pixel, satu-satunya telefon seluler cerdas yang belum merangkul tren kamera belakang ganda. Namun, lini Pixel menempati peringkat di antara jajaran kamera telefon seluler terbaik di pasar, bahkan dibandingkan de­ngan telefon kamera ganda.

Selain itu, peluncuran Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL 2017 menyertakan prosesor khusus, yaitu Pixel Visual Core. Chip sekunder ini mampu mengompilasi gambar HDR + 5x lebih cepat dengan hanya menggunakan 1/10 dari daya dibanding­kan dengan menjalankan prosesor ­aplikasi.

Prosesor Pixel Visual Core juga menangani tugas-tugas pencitraan kompleks dan ­pembelajaran mesin yang terkait dengan kamera.

Sementara Google Pixel 3 XL dikabarkan akan memiliki dua kamera depan. Laporan terbaru menyebutkan Pixel generasi berikutnya hanya akan menggunakan satu kamera belakang saat diluncurkan pada tahun ini.

Mungkin, dua atau tiga kamera tidak akan diperlukan lagi ke depan. Hal itu bisa terjadi jika pembuat telefon seluler seperti Google terus menambahkan perangkat keras dan lunak yang berdedikasi untuk ­fotografi seluler.

Perlombaan untuk meluncurkan telefon seluler dengan tiga kamera belakang telah dimulai. Huawei P20 Pro membuktikan bahwa ini bukan sekadar gimmick penjualan atau pemasaran.

Tiga kamera benar-benar dapat meningkatkan kualitas ­foto yang diambil dari telefon seluler Anda. Namun, kita mungkin harus menunggu hingga tahun 2019 untuk melihat apakah tren ini berlanjut atau meredup.***

Bagikan: