Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Umumnya cerah, 25.9 ° C

Army Look Lewat Batik, Kenapa Tidak?

Endah Asih Lestari

TAK dimungkiri, tren army look tidak pernah lekang oleh waktu. Army look selalu ada pada setiap musim dan menjadi inspirasi fashion, baik untuk pria maupun wanita.

Oleh karena itu, tidak salah jika tren ini menjadi gaya klasik yang bisa dijadikan acuan berpakaian di segala musim. 

Ivan Gunawan juga termasuk desainer yang membawa look ini ke atas runway Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Dia menggunakan sentuhan tradisional yang kental. 

Akan tetapi, bukan Ivan Gunawan namanya jika menginginkan sesuatu yang biasa. Alih-alih memilih motif army, ia memilih untuk ”menciptakan” tampilan army look lewat paduan batik kawung dan batik parang.

”Saya enggak pakai kain batik beneran, lho, tapi ambil dari motif batik yang sudah kita kenal saja, seperti kawung dan parang. Kenapa harus menciptakan look yang army? Karena army print memang sedang menjadi tren di dunia,” ujarnya, ketika ditemui sebelum fashion show bertema ”Kulturtama”, yang digelar di JCC, beberapa waktu lalu.

Stylish dan tangguh



Military look is always trending! Sejak dua atau tiga tahun terakhir, penampilan yang terinspirasi dari dunia militer atau sering kali dijuluki sebagai army look, memang terus menjadi tren berulang yang digandrungi. Stylish, sekaligus terlihat tangguh. 

Tren tersebut juga mencuat di panggung Indonesia Fashion Week (IFW) 2018, yang digelar dua pekan lalu di Jakarta Convention Center (JCC). Motif militer dengan warna-warna alam seperti hijau tua, hijau pupus, dan cokelat, mendominasi rancangan beberapa desainer yang dikenakan di atas runway. Salah satunya adalah desainer muda Rani Hatta, lewat 12 koleksinya.

Dalam rancangan tersebut, Rani membuat tampilan ready to wear yang kasual. Gaya army look yang diusung Rani, terwujud dalam jaket oversize, jaket ber-hoodie, parka, rompi, celana panjang, rok midi, hingga coat.

Padu padan



Lewat kreativitas dan styling ala Rani, nuansa army yang dirancang dapat lebih mudah dipadupadankan dengan berbagai busana. Bahkan, busana-busana tersebut juga dapat dengan mudah dikenakan oleh perempuan yang mengenakan hijab.

”Dan sebenarnya ada beberapa bagian dari rancangan ini yang unisex, jadi bisa dikenakan baik oleh perempuan maupun laki-laki,” katanya.

Misalnya, motif camouflage yang dipadukan dengan jumper atau sweater, sehingga memberikan tampilan kasual. Dipadukan dengan sneakers, tampilan sporty bisa didapat. Pas untuk dikenakan saat berjalan-jalan dan bersantai.

Motif camouflage sendiri sebenarnya bisa dipadukan dengan berbagai fashion item favorit yang dimiliki. Misalnya, kaus kesukaan, celana denim berwarna gelap, sepatu boots atau sneakers.

Untuk kaum Hawa, tinggal memadupadankan dengan legging, rok, atau bahkan dress. Dengan ini, seseorang bisa terlihat tangguh sekaligus unik dan menawan di waktu yang bersamaan.***

Bagikan: