Pikiran Rakyat
USD Jual 14.365,00 Beli 14.065,00 | Berawan, 21.2 ° C

Bam Mastro Lepas Mini Album Kedua Yang Lebih Berwarna

Windy Eka Pramudya

DIKENAL sebagai vokalis band Elephant Kind, Bam Mastro tak main-main dengan karya solonya. Setelah merilis mini album pertama pada 2017 yang berjudul I Bleach My Skin, Bam datang lagi dengan mini album kedua. Kali ini, Bam menawarkan I'm An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don't Exist. Mini album kedua ini berisi single Inamorata yang dirilis akhir Maret 2018 lalu.

Bam mengatakan, judul mini album yang panjang bukan hanya rangkaian kata yang memiliki makna unik. Akan tetapi, memiliki ikatan personal bagi Bam sekaligus menjadi gambaran keseluruhan dari isi mini album. 

"Saya merasa sulit untuk menemukan tempat yang cocok untuk saya. Di manapun saya berada, saya selalu merasa jika saya berbeda dari yang lain. Bukan hanya tentang saya yang merasakan, tapi juga ketika berinteraksi dengan orang lain. Apa yang saya utarakan selalu memiliki sudut pandang berbeda dan cenderung kontra dengan kebanyakan," tutur Bam lewat pos-el Rabu, 18 April 2018. 

Berbeda dengan Elephant Kind yang digawangi beberapa kepala, Bam leluasa berpikir dan bergerak dalam proyek musik solonya ini. Masih memiliki semangat yang sama seperti merilis mini album perdananya, Bam kembali menuangkan kegelisahan dalam I'm An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don't Exist, tapi dengan cara yang berbeda.

"Mini album kedua masih merangkum apa yang ada di benak saya. Pada I Bleach My Skin saya berbicara tentang kekesalan saya terhadap perbedaan warna kulit dan ras dengan gaya sendu. Sementara pada I'm An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don't Exist semuanya lebih berwarna dan dengan lirik yang memberikan banyak pencerahan daripada menggerutu atas keadaan. Bagi saya, mini album kedua ini lebih seru dan memiliki dinamika," ungkap Bam. 

Mini album I'm An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don't Exist merangkum empat materi yang dikerjakan sejak Januari 2018. Menurut Bam, setiap lagu memiliki kisah sendiri. Single Inamorata menggambaran tentang masa lalu kehidupan percintaan dari sudut pandang seseorang yang hidup dengan kecemasan, ketidakamanan, ketakutan, kecurigaan, amarah, dan kecemburuan. Ada juga Polar Bear yang menggambarkan perasaan Bam Mastro di lingkungan dia. Nomor In The Midst Of memiliki semangat untuk rela melepaskan sesuatu demi berjalan ke depan dengan lapang dada. Terakhir ada Hilang yang didapuk menjadi single terbaru mini album tersebut.

Lagu Hilang dibalut lirik bermakna dalam karena bercerita tentang kesepian. Selain diisi vokal Bam, lagu Hilang juga diisi sample band legendaris Indonesia, Black Brothers dan juga mantan rekan bermusik Bam di Elephant Kind, John Paul Patton yang kini memperkuat Kelompok Penerbang Roket.

"Saya merasa ada hal-hal yang bisa dikaitkan untuk track Hilang ini. Pola yang sudah saya buat sebelumnya cocok dileburkan dengan lagu Hilang milik Black Brothers. Saya senang bisa menyampaikan sebuah rasa kehilangan yang mendalam dengan cara seperti ini," kata Bam. 

Mini album I'm An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don't Exist ini adalah bentuk peleburan dedikasi Bam untuk terus berkarya dengan kegelisahan yang ia rasakan. Melalui musiknya, Bam ingin terus menginspirasi pendengarnya. 

"Jangan takut untuk menjadi beda dan jangan bangga untuk menjadi sama. Berani untuk menjadi diri sendiri dengan keunikan yang ada dan saya pun merasa senang karena hanya ada satu orang di dunia ini yang seperti saya," ujar Bam.***

Bagikan: