Pikiran Rakyat
USD Jual 14.619,00 Beli 14.521,00 | Berawan, 22.6 ° C

Perpaduan Musik Metal dan Orkestra, Saksikan Burgerkill di Killchestra

Windy Eka Pramudya

BAGAIMANA jika musik metal ala Burgerkill dipadukan dengan orkestra? Pertanyaan ini akan terjawab pada Minggu, 15 April 2018. Dalam tajuk konser Killchestra, pertunjukkan istimewa ini akan dihelat di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Jalan Tamansari Kota Bandung.

Pertunjukkan Killchestra yang digagas DCDC dan Hellshow itu menjadi salah satu mimpi Burgerkill yang terwujud. Pasalnya, band yang diawaki Eben dan Agung (gitar), Vicky (vokal), Ramdan (bas), dan Putra (drum) itu telah cukup lama ingin menggelar konser dalam format orkestra.

"Ide awal konser orkestra sejak 2012. Kami ingin bikin konser yang ekslusif dan formatnya berbeda. Namun, jadwal yang padat dan yang lain-lain membuat ide konser orkestra ini baru terwujud 2018," tutur Eben pada jumpa wartawan Killchestra di Kantin Nasion The Panas Dalam Jalan Ambon Kota Bandung, Selasa 10 Maret 2018.

Menurut Eben, para personel Burgerkill selalu penasaran untuk mengerjakan yang belum pernah mereka kerjakan. Salah satunya menggelar konser atau merekam musik Burgerkill dalam format orkestra. "Kami ingin tahu, bagaimana jika musik kami dikasih sentuhan orkestra. Soalnya band idola kami sudah melakukannya, yaitu Metallica," katanya.

Eben mengungkapkan, proyek Killchestra tak hanya berupa konser. Namun, akan menjadi artefak dalam bentuk rekaman fisik, yakni album berisi enam lagu Burgerkill yang direkam dalam format orkestra. Rekaman orkestra telah dilaksanakan di Cesky Rozhlas Studio, Praha, Republik Ceska pada awal Maret 2018 lalu.

Nantinya, hasil rekaman ini akan dirilis dalam bentuk vinyl. Selain album, Killchestra juga akan dirilis dalam bentuk buku foto, DVD, dan dua videoklip hasil rekaman di Praha.

"Kami memilih enam lagu untuk ditampilkan dalam format orkestra berdasarkan mood lagu. Pokoknya enam lagu itu mewakili empat album yang sudah kami rilis," ujar Eben.

Eben mengaku kaget saat mengikuti rekaman orkestra di Praha. Pasalnya 60 pemain musik orkestra baru terima partitur hari itu, tapi saat direkam rasanya mereka seperti sudah sering memainkan lagu itu. Total rekaman dilakukan selama empat jam untuk enam track.

Bagi Burgerkill, Killchestra menjadi pesta Hellshow yang berbeda dan ekslusif. Soalnya, biasanya Hellshow atau pesta ulang tahun Burgerkill digelar di lapangan terbuka dengan aksi yang sarat improvisasi. Dengan digelarnya Killchestra di Sabuga, Eben dkk ingin memberikan pertunjukan terbaik kepada para Begundal yang datang. Mereka ingin, penonton yang hadir mendapat kesan kuat dan tak terlupakan.

Seperti Hellshow yang lain, pada Killchestra, Burgerkill tak tampil sendiri. Mereka juga menghadirkan penampilan 12 band untuk mengisi panggung di luar Sabuga. Uniknya, 12 band ini ada yang datang dari luar Bandung dan beberapa di antaranya merupakan pendatang baru di industri musik.

Dijadwalkan, 12 band yang akan tampil adalah Taring, Forgotten, Hurt' Em, Kras, Trojan, Down for Life, Extreme Decay, Suaka, Angel of Death, Paint in Black, Distempered, dan Sakadang Ajag. "Kami akan tampil sekitar dua jam dengan setlist kejutan. Kelompok orkestra yang tampil merupakan rekomendasi Alvin Witarsa (arranger musik klasik). Yang pasti, kami akan menampilkan yang terbaik," ujarnya.

Sisi Elegan



Gitaris Agung mengungkapkan, Killchestra akan menjadi konser yang menampilkan sisi elegan Burgerkill. Agung mengaku, secara teknis, Killchestra akan lebih rumit karena mereka pakai seperti sequencer dan ratusan kanal. Selain itu, mereka juga harus menjaga emosi agar tidak terbawa suasana untuk alur konser yang lebih tertib.

Agung menyebutkan, konser Killchestra akan dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama menampilkan lagu-lagu Burgerkill dari empat album yang sudah dirilis. Sesi kedua, sesi orkestra bersama musisi orkestra yang berkolaborasi. Sesi ketiga akan menjadi ajang Burgerkill untuk menampilkan repertoar dari album kelima, Adamantine.

"Banyak penyesuaian yang akan kami lakukan di konser Killchestra nanti. Kami baru akan bertemu dan latihan dengan kelompok orkestra, Jumat 13 April 2018 besok," kata Agung.

Giovitano dari Atap Promotions selaku event organizer Killchestra mengatakan, saat ini persiapan konser sudah rampung 90 persen. Penyelenggara menyiapkan 3.000 lembar tiket dan sebagian telah terjual saat presale, online, dan di dua distro.

"Open gate akan dimulai pukul 9.00 pagi, kemudian panggung luar akan mulai diisi pukul 10.00. Ke-12 band akan tampil sampail pukul 18.00. Setelah itu, pada 19.30, Burgerkill akan mulai Killchestra. Rencananya selesai pukul 22.00," ujar Gio.***

Bagikan: