Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Cerah berawan, 29.9 ° C

Waspadai 10 Tanda Kurang Makan Sayuran

DALAM masa pertumbuhan, sering kali para orang tua menyuruh anak-anaknya agar sering mengonsumsi sayuran dengan alasan sangat baik bagi tubuh. Sehinga saat masih berada di bawah asuhan orang tua, sayuran menjadi makanan sehari-hari yang sering Anda konsumsi.

Namun, ketika menginjak usia dewasa, Anda mulai meninggalkan sayuran dan banyak mengonsumsi junk food. Padahal makan banyak sayuran akan mengurangi risiko beberapa penyakit kronis seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan jenis kanker tertentu.

Serat makanan dari sayuran dapat membantu mengurangi kadar kolesterol darah dan meningkatkan asam folat dalam darah.

Pedoman Diet dari USDA mengklaim bahwa, Anda harus mengkonsumsi antara 5 sampai 13 porsi buah dan sayuran per hari. Ini setara dengan sekitar 2 ½ hingga 6 ½ cangkir setiap hari, tergantung pada jumlah kalori yang perlu Anda makan untuk mempertahankan berat badan Anda.

Seperti dilansir dari laman Blodsky, di bawah ini adalah sejumlah tanda yang bisa jadi menunjukkan kurangnya sayuran yang Anda konsumsi.

 

1. Mudah memar



Memakan lebih sedikit vitamin C dapat menyebabkan memar dengan mudah, gusi berdarah, lemas, lelah, ruam. Selain itu kurangnya asupan vitamin C ke dalam tubuh akan mempengaruhi tingkat penyembuhan luka.

Untuk menghindari hal tersebut, konsumsi makanan kaya vitamin C seperti paprika merah, cabe merah, kale, sayuran berdaun hijau tua, brokoli, kubis brussel, dan tomat.



 

2. Masalah jantung



Anda didiagnosis mengalami masalah jantung, padahal tidak ada dalam riwayat penyakit keluarga? bisa jadi ini adalah tanda bahwa Anda sangat kurang mengonsumsi sayuran.

Penyakit jantung koroner seperti serangan jantung dan angina dapat menyebabkan Anda menderita penyakit kardiovaskular. Orang yang mengkonsumsi lebih sedikit sayuran sering berakhir dengan penyakit jantung di kemudian hari.

 

3. Mudah lelah



Jika Anda merasa mudah lelah, itu kemungkinan Anda kurang  folat atau cacing folikel. Kekurangan folat menyebabkan kelelahan dan anemia.

Folat pun berfungsi sebagai sintesis dan memperbaiki DNA. Folat atau asam folat adalah vitamin B9 yang dapat ditemukan dalam sayuran berdaun hijau di antaranya asparagus, bayam, brokoli, dan sawi hijau.

 

4. Susah mengingat



Lupa adalah hal yang wajar terjadi pada semua usia. Namun jika lupa itu berlebihan bahkan tidak bisa mengingat hal kecil sekalipun. Maka hal tersebut perlu diperhatikan, karena kemungkinan itu tanda Anda tidak mendapat cukup nutrisi. 

Lutein, nutrisi telah terbukti meningkatkan ingatan. Nutrisi tersebut dapat  ditemukan dalam wortel, sayuran hijau, brokoli, jagung, dan tomat.

Nutrisi ini juga dapat membantu melindungi  dari dua permasalahan mata yang umum seperti  katarak dan degenerasi makula.



5. Susah pulih saat demam



Biasanya kurang mengkonsumsi sayuran dan nutrisi penting yang ada dalam sayur, akan menurunkan sistem kekebelan tubuh sehinga tidak bisa melawan radikal bebas, virus dan bakteri.

Untuk itu, konsumsilah sayuran berdaun hijau. Nutirisi dalam sayuran akan membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.

 

6. Sering stres dan susah mengendalikannya



Beberapa makan tertentu berpengaruh terhadap tingkat stres secara signifikan. Salah satu tanda stres adalah peradangan.

Peradangan adalah respons alami tubuh Anda terhadap stres. Jika Anda tidak segera menangani stres dengan baik, peradangan bisa memberikan efek buruk pada tubuh Anda.

Makan makanan anti-radang seperti salmon, tuna, paprika berwarna cerah, tomat, minyak zaitun, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, buah-buahan seperti stroberi, blueberry, ceri dan jeruk.

Makanan-makanan ini akan membantu dalam memerangi peradangan.

 

7. Berat badan bertambah



Sayuran yang mengandung serat membuat Anda merasa cepat kenyang. Sebagian besar sayuran mengandung kalori rendah dan nutisi sehingga Anda tidak mudah lapar.

Jadi ketika Anda kurang makan sayur, Anda akan sering makan dan membut berat badan Anda bertambah.



8. Rawan kram otot



Sayuran mengandung potasium yang membantu mencegah kram otot, terutama ketika Anda berolahraga. Kalium adalah mineral penting yang dapat membantu mencegah kram otot dan kembung.

Kalium juga dapat mencegah tekanan darah tinggi, gangguan jantung dan ginjal, kecemasan dan stres. Ini juga membantu meningkatkan kekuatan otot, dan metabolisme.

Konsumsi lebih banyak sayuran kaya kalium di antaranya bayam, ubi jalar, brokoli, lobak, kentang, kale, jamur, dan labu.

 

9. Masalah pencernaan



Jika Anda sering menderita masalah pencernaan dan kembung maka ini adalah tanda yang jelas, kurangnya  sayuran dan serat yang masuk dalam tubuh.

Sayur memilki kandungan serat yang membantu proses pencernaan sehingga keteraturan usus selalu terjaga.

 

10. Sering infeksi



Sangat sering terkena infeksi adalah tanda sistem kekebalan tubuh yang lemah yang disebabkan akan kurangnya gizi dan asupan sayur.

Tanpa nutrisi yang tepat, kekebalan tubuh Anda akan menjadi lemah untuk memerangi patogen berbahaya. Sehingga tubuh tidak mampu menahan berbagai macam infeksi yang akan menyerang tubuh. (Umi Soliha)***

Bagikan: