Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Cerah berawan, 30 ° C

9 Kebiasaan yang Bikin Mata Rusak

Mata adalah alat indera yang membuat manusia bisa melihat semua hal di dunia ini. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk merawat dan menjaga kesehatan mata.

Banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mata Anda. Namun, tak jarang pula Anda secara tidak sadar malah menyakiti mata Anda.

Seperti dikutip dari Health.com, inilah kebiasaan-kebiasaan Anda yang dapat merusak mata:

1. Tidur pakai lensa kontak



Penelitian oleh American Academy of Ophthalmology mengungkapkan risiko perkembangan ulkus kornea 10 hingga 15 kali lebih besar pada pengguna lensa kontak. Perkembangan yang lebih besar ini berlaku pada pemakaian lensa kontak dalam jangka waktu lama.

“Jangan pernah berpikir untuk tidur dengan menggunakan lensa kontak, ini bisa menyebabkan infeksi dan mendorong bakteri untuk tumbuh,” kata optometris yang berbasis di New York, Deeba Chaudri.

Sementara itu, jika Anda hanya ingin tidur siang selama 20 menit, maka lensa kontak masih aman untuk digunakan. Tetapi tetap saja lebih aman untuk membukanya, karena siapa tahu Anda tidur lebih lama dari yang direncanakan.

Sementara itu, jika Anda terbangun dengan lensa kontak yang masih menempel, jangan langsung mencabutnya. Diamkan dulu selama 20 hingga 30 menit dan lumasi dengan air mata buatan sebelum Anda melepasnya.

Setelah itu, gunakanlah kacamata sepanjang hari itu dan hindari dulu pemakaian lensa kontak.

2. Menyentuh dan menggosok mata



Mata memang terkadang terasa gatal, namun Anda sebaiknya tidak menggosoknya dengan tangan. Lebih baik Anda menutup mata Anda dan hanya menyentuh bagian luar dari mata Anda.

Menggosok mata terlalu keras dapat menyebabkan pembuluh darah pecah dan peradangan. Selain itu, mata Anda juga dilindungi oleh selaput lendir – jaringan lembab yang mudah mengumpulkan kotoran dan kuman – yang membuatnya menjadi tempat yang cocok untuk perkembangan bakteri.

3. Tidak memeriksakan mata setiap tahun



Banyak yang menganggap pemeriksaan mata bukanlah hal yang harus dilakukan secara rutin. Padahal, mata harus mendapatkan pemeriksaan penuh untuk mencegah penyakit yang tidak terdeteksi.

“Tidak ada reseptor rasa sakit di belakang mata Anda, sehingga Anda tidak akan menyadari adanya kerusakan pembuluh darah atau tumor di sana. Ini baru akan terasa jika penyakit mulai mengganggu penglihatan Anda atau mungkin lebih buruk dari itu,” jelas Chaudri.

4. Menatap layar ponsel sepanjang hari



Layar elektronik seperti komputer, tablet, dan smartphone memancarkan cahaya biru yang menurut beberapa dokter sama berbahayanya seperti sinar ultraviolet.

Selain itu, fokus melihat sesuatu selama berjam-jam juga dapat menyebabkan ketegangan mata dan sakit kepala.

“Jika saya menyuruh Anda berjalan keliling Manhattan selama berjam-jam, betis Anda akan terasa sakit sesudahnya, bukan? Coba bayangkan hal yang sama terjadi pada mata Anda karena Anda terlalu lama menatap layar,” kata Chaudri.

Chaudri menyarankan untuk mengikuti peraturan 20-20. Setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata Anda selama 20 detik. Anda bisa melihat ke kejauhan, menatap benda lain, serta mengedip-ngedipkan mata Anda.

5. Menggunakan eyeliner pada waterline mata



Mengaplikasikan eyeliner ke saluran air atau waterline sangat berisiko menghilangkan oksigen mata Anda. Partikel pada eyeliner dapat membawa kuman yang bisa menyebabkan infeksi.

Eyeliner cair dinilai sangat berbahaya karena ujung aplikator berada di dalam tabung yang dapat menampung bakteri. Sementara itu, pensil eyeliner dianggap lebih aman untuk digunakan karena mereka tidak diletakkan dalam tabung. Selain itu, ujung pensil eyeliner juga selalu diperbarui atau diserut.

Namun tetap saja, Chaudri lebih menyarankan untuk menggunakan eyeliner hanya di area luar mata.

6. Tidur dengan riasan wajah yang masih menempel



Tidur tanpa mencuci muka dapat menyumbat kelenjar di sekitar binocular Anda dan menyebabkan iritasi kulit. Selain itu, hal ini juga dapat menimbulkan jerawat dan benjolan menyakitkan di sekitar mata Anda.

Tidur dengan bulu mata palsu juga sangat tidak dianjurkan. “Jika Anda tidur dengan bulu mata palsu dan menggosok mata Anda, lem pada bulu mata tersebut akan masuk ke kornea dan menyebabkan peradangan,” jelas Chaudri.

7. Menggunakan lensa atau cairan pembersih lensa kadaluarsa

Jangan pernah menggunakan cairan pembersih lensa yang kadaluarsa, apalagi membersikah lensa Anda dengan air yang tidak steril.

Menggunakan lensa atau cairan pembersih lensa yang kadaluarsa dapat menyebabkan keratitis acanthamoeba. Ini adalah sebuah infeksi kornea yang resistan terhadap obat.

8. Ketergantungan obat tetes mata



Obat tetes mata yang Anda beli di apotek mengandung vasokonstriktor yang dapat mengecilkan pembuluh darah. Inilah yang membuat kemerahan pada mata Anda berkurang.

Namun, obat ini juga mengandung bahan pengawet dan bahan kimia lain yang bisa memperburuk kondisi mata Anda.

Jika mata Anda terus-menerus merah, sebaiknya temui dokter untuk memeriksakan mata Anda. Jangan menggunakan obat tetes mata secara terus-menerus.

9. Tidak menggunakan kacamata hitam sepanjang tahun



Banyak orang mengira kacamata hitam hanya digunakan di musim panas atau hanya untuk bergaya saja. Padahal kacamata hitam dapat melindungi mata dari sinar ultraviolet.

Mata yang terpapar sinar ultraviolet dapat menyebabkan luka bakar pada kornea, kanker kulit pada kelopak mata, dan bintik-bintik pada bagian putih mata.

Oleh karena itu, kenakan kacamata hitam Anda kapan pun Anda berada di bawah sinar matahari. (Annisa Fauziah)***

Bagikan: