Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 24.9 ° C

Pengguna Android Lebih Loyal dari iOS

Asep Budiman

 

STUDI baru mengonfirmasikan bahwa pengguna Android lebih loyal terhadap Android daripada pengguna iPhone yang loyal kepada iOS. Menurut Consumer Intelligence Research Partners (CIRP), saat ini, Android memiliki tingkat loyalitas 91 persen. Sedangkan iOS memiliki tingkat loyalitas sebesar 86 persen. 



Angka tersebut didasarkan pada persentase pelanggan AS yang disurvei yang tinggal dengan sistem operasi mereka saat mereka meng-upgrade ponsel mereka pada tahun 2017. Artinya, pengguna ponsel Android menyukai sistem Android lebih dari pengguna gadget iOS yang menyukai sistem iOS. Sehingga itu membuktikan bahwa Android jauh lebih baik dari semua sudut.



Bahkan, Android telah menduduki puncak dalam loyalitas sistem operasi selama lebih dari tiga tahun. Menurut CIRP, terakhir kali pengguna iOS lebih loyal daripada pengguna Android yang kembali pada awal 2014. Namun pada akhir tahun itu, loyalitas Android menang dan berlanjut sejak saat itu.



Menurut Partner dan Co-Founder of CIRP, Mike Levin, ketika pengguna smartphone telah memilih sistem operasi yang paling mereka sukai, mereka kebanyakan tidak tertarik untuk beralih. Dengan hanya dua sistem operasi mobile pada saat ini, pengguna yang memilih salah satu sistem operasi tersebut semakin memahami dan nyaman. Sekarang, Apple dan Google harus terus menjual produk dan layanan terbaik kepada basis pelanggan setia ini.

Penggemar Apple melompat ke Google



Jika kita melihat data ini, terlihat bahwa pertarungan antarsistem operasi akan dimenangkan Google karena kemungkinan pengguna iOS melompat ke Android sekitar 5% lebih tinggi daripada sebaliknya. Salah satu contoh, Android mampu menjalankan dua aplikasi berjalan berdampingan, sedangkan iOS tidak bisa melakukannya.



Gawai merangkum dari Android Authority beberapa alasan mengapa Android lebih baik daripada iOS. Seperti diketahui, ponsel Android beragam mulai dari pasar pemula, menengah, hingga atas sehingga pengguna bisa menyesuaikan kebutuhan dengan bujetnya. Hampir semua orang bisa membeli ponsel Android. Sementara sifat eksklusif produk Apple sangat berbeda dengan sifat inklusif Android. 



Salah satu poin kuat Android selalu menjadi tingkat kustomisasi (penyesuaian) yang memungkinkannya. Apple mengendalikan aplikasi default untuk mempertahankan pengalaman perangkat lunak dan perangkat keras yang homogen, sedangkan Android memungkinkan pengguna untuk melakukan kustomisasi. Mulai dari hal sederhana, seperti wallpaper hidup, keyboard alternatif, hingga kustomisasi ekstrem pemasangan ROM kustom.



Widget masih menjadi keunggulan utama Android dibandingkan dengan iOS. Sederhananya, pengguna dapat melihat semua informasi yang diinginkan sekilas di layar utama tanpa harus mengaktifkan aplikasi. Kemudian Android bisa melakukan multi-tasking yang aplikasi yang dijalankan. Misalnya Samsung yang memperkenalkan multi-window, di mana pengguna dapat melihat beberapa aplikasi sekaligus.



Dari sisi launcher atau peluncur, ketika menyandingkan dua iPhone dan membandingkan layar utama, mereka terlihat persis sama. Sementara Android memberikan keleluasaan kontrol atas tampilan smartphone atau tablet. Pengguna dapat memilih berbagai aplikasi peluncur khusus di Google Play dan menyesuaikan semuanya mulai dari tata letak layar awal, transisi halaman, efek, dan bahkan isyarat.

Lambat upgrading



Alasan lain mengapa Android lebih baik dari iPhone adalah pengguna bisa mengganti perangkat lunak yang disertakan dengan perangkat Anda dengan ROM khusus. Pada dasarnya, pengguna dapat menginstal sistem operasi baru ketika operator atau pabrikan lambat melakukan upgrade ke versi terbaru dari platform Android. Termasuk meningkatkan kinerja yang lebih baik.



Walaupun masih banyak lagi kelebihan sistem operasi Android, eksklusivitas pengguna iOS salah satu hal yang digandrungi penggemarnya. Bagaimanapun, semua kembali kepada pengguna untuk memilih sistem operasi sesuai dengan kebutuhan dan selera.***

Bagikan: