Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian berawan, 18.8 ° C

Tujuh Hobi Kreatif yang Bisa Meningkatkan Kesehatan Mental

MENTERI Susi Pudjiastuti saat melukis di atas kanvas putih di Pangandaran, beberapa waktu lalu
MENTERI Susi Pudjiastuti saat melukis di atas kanvas putih di Pangandaran, beberapa waktu lalu

MENJADI seseorang yang kreatif ternyata memiliki efek positif bagi kesehatan tubuh. Penelitian menemukan, hobi kreatif seperti melukis dan merajut dapat meningkatkan kesegaran emosional dan menumbuhkan kesehatan mental yang baik.

Penelitian terhadap orang dewasa ini menemukan, aktivitas kreatif sehari-hari dapat menyebabkan peningkatan signifikan terhadap kesehatan. Seperti dikutip dari situs Huffington Post, para peneliti dari Departemen Psikologi di University of Otago di Selandia Baru meminta 658 mahasiswa universitas tersebut untuk menulis jurnal harian. Jurnal tersebut berisi catatan tentang pengalaman dan keadaan emosional mereka selama 13 hari.

Ketua penelitian ini, Dr. Tamlin Conner, mengatakan ia dan timnya berharap dapat menemukan apakah dengan terlibat dalam kegiatan kreatif setiap hari dapat membuat orang-orang merasa lebih baik secara emosional.

 “Ada pengetahuan yang berkembang dalam psikologi tentang kreativitas yang berkaitan dengan fungsi emosional. Namun sebagian besar pengetahuan ini berfokus pada bagaimana emosi menguntungkan atau menghambat kreativitas, bukan sebaliknya,” kata Conner.

Penelitian ini tidak secara khusus meminta responden untuk menyebutkan aktivitas kreatif mereka, namun para periset telah mengumpulkan informasi mengenai hal ini dalam penelitian sebelumnya.

Mereka menemukan tujuh hobi kreatif yang paling umum ditemukan. Hobi-hobi tersebut adalah:


  1. Menulis lagu

  2. Menulis cerpen dan puisi

  3. Merajut dan merenda

  4. Membuat resep masakan baru

  5. Melukis, menggambar, dan membuat sketsa

  6. Desain grafis dan digital

  7. Pertunjukan musik.



Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian terbaru ini menemukan perbedaan tentang efek positif -seperti perasaan terlibat, bahagia, gembira, girang dan antusias- yang berbeda,

“Penelitian kami sebelumnya menunjukkan efek positif yang dihasilkan dapat meningkatkan aktivitas kreatif di hari yang sama. Tetapi penelitian kali ini menunjukkan ternyata justru aktivitas kreatif di hari sebelumnyalah yang dapat memperkirakan efek positif (PA) pada kita di hari berikutnya,” jelas Conner.

Bahkan saat mengendalikan aktivitas kreatif di hari yang baru, aktivitas di hari sebelumnya dengan jelas memprediksi efek positif yang meningkat dan berkembang.

Karya seni pasien



Sementara itu, selaras dengan hasil penelitian tersebut, sebuah rumah sakit merenovasi kamar pasiennya. Seperti dikutip dari situs The Guardian, rumah sakit Springfield University di Tooting, London, melakukan renovasi terhadap kamar para pasiennya agar lebih artistik.

Renovasi ini mengubah dinding yang tadinya kosong dan putih, menjadi warna-warni dan dihiasi karya-karya seni. Karya seni ini tak hanya dibuat oleh seniman profesional, tetapi para pasien juga diizinkan untuk membuat karya seninya sendiri.

Dr. Emma Whicher, Direktur Medis London Barat Daya dan Penanggung Jawab NHS di St. George pun mengakui, kreativitas dapat meningkatkan kesehatan.

Sementara itu, Dr. Conner dan rekannya menyimpulkan, secara keseluruhan temuan mereka ini mendukung penekanan terhadap kreativitas sehari-hari sebagai sarana untuk menumbuhkan fungsi psikologis seseorang yang positif. (Annisa Fauziah)***

Bagikan: