Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Hujan, 20.5 ° C

Perlukah Smartphone dengan RAM Tinggi?

Asep Budiman

KETIKA akan membeli smartphone, terdapat serentetan spesifikasi yang panjang dan dijejali angka, meski performanya tidak selalu jelas. Salah satu yang paling disalahpahami saat memilih smartphone adalah melihat spesifikasi RAM atau random access memory. Kebanyakan, pembeli terjebak dengan angka RAM yang tinggi, tetapi tidak sesuai dengan kebutuhan penggunaannya.

Produsen smartphone pun berlomba-lomba menghadirkan ponsel dengan spesifikasi RAM yang besar mulai dari 2 GB hingga 8 GB. Rerata RAM yang disematkan pada produk menengah-bawah sudah berkisar 2 GB sampai dengan 4 GB.

Jika Anda bertanya-tanya berapa banyak kebutuhan yang dibutuhkan smartphone? Pertanyaan ini telah muncul lagi dan lagi sejak fajar dari smartphone

Dikutip dari Digital Trends, Kepala Produk Piriform (pembuat CCleaner for Android) Vishal Kara mengatakan, smartphone telah berjalan jauh dalam beberapa tahun terakhir dan melakukan lebih banyak sekarang daripada sebelumnya. Saat melakukan lebih banyak tugas menggunakan smartphone, lebih banyak RAM yang diperlukan agar mereka dapat terus berfungsi secara efisien.

Saat memasang aplikasi dan gim ke dalam penyimpanan internal, CPU (central processing unit) dan GPU (graphics processing unit) menangani pemrosesan, lalu apa yang RAM la­kukan? "Smartphone memerlukan memori akses instan untuk multitasking -- yang diberikan RAM. Intinya, RAM membuat semua operasi Anda berjalan sekaligus," kata Kara.

Ketika menjalankan aplikasi atau gim di ponsel, itu dimuat ke RAM. Selama aplikasi masih dalam RAM, pengguna dapat kembali ke tasking semula tanpa memuatnya lagi. Inilah sebabnya mengapa RAM penting untuk multitasking. Aplikasi yang dimuat tetap ada sampai RAM terisi penuh sehingga perlu dibersihkan untuk memberi ruang bagi aplikasi lain.

Kebutuhan terus tumbuh



Secara teori, lebih banyak RAM berarti memiliki lebih banyak proses dan karena itu lebih banyak aplikasi berjalan sekaligus. RAM juga memungkinkan proses berjalan di latar belakang. Beberapa proses di latar belakang ini, seperti pengecekan pos-el, sangat berguna.

"Tidak ada yang benar atau salah dari berapa banyak kebutuhan yang dibutuhkan smartphone, meskipun RAM memainkan peran besar dalam seberapa mulus dan mulusnya pengalaman smartphone," ucap Kara.

Smartphone android pertama, T-Mobile G1 atau HTC Dream, hanya memiliki RAM 192 MB dan iPhone asli dilengkapi RAM 128 MB. Angka-angka itu terus meningkat selama beberapa de­kade terakhir ini dengan lompatan sesekali yang mendorong babak baru diskusi. OnePlus baru-baru ini menghidupkan kembali perdebatan dengan OnePlus 5 yang memiliki RAM 8 GB.

"Dengan RAM 8 GB, OnePlus 5 dapat menjalankan lebih ba­nyak aplikasi di latar belakang yang memungkinkan multitasking lebih cepat dan dengan perkembangan aplikasi dan teknologi inovatif yang tak henti-hentinya, permintaan akan daya dan memori yang lebih banyak di smartphone semakin meningkat," ungkap Manajer Komunikasi Eropa untuk OnePlus, Laura Watts.

Dengan RAM 8 GB, OnePlus 5 memungkinkan semua pengguna menjalankan aplikasi yang paling kuat dengan mudah dan menghilangkan semua keraguan dalam kemampuannya me­la­kukannya di masa depan.

"Secara umum, lebih banyak RAM lebih baik dan kinerjanya ti­dak terhambat dengan memiliki lebih banyak RAM," kata John Poole dari Primate Labs (pembuat perangkat lunak benchmark Geekbench 4 untuk iOS dan Android) melalui Digital Trends. "Tapi, apakah itu benar-benar perlu?"

Jumlah RAM yang dibutuhkan terus tumbuh. Rata-rata pengguna smartphone meluncurkan 9 aplikasi per hari dan menggu­nakan sekitar 30 aplikasi berbeda dalam satu bulan, menurut App Annie. Contohnya HTC U11 yang memiliki RAM 4 GB menunjukkan bahwa penggunaan memori rata-rata adalah 2,3 GB dan 47 aplikasi menggunakan memori selama periode tersebut.

Poole juga menunjukkan bahwa perangkat lunak semakin besar dan semakin rumit, kamera memotret gambar lebih besar dengan format RAW dan melakukan pemrosesan gambar lebih banyak, dan layar semakin besar, tetapi ia masih ragu dengan kebutuhan 8 GB. Untuk smartphone, 4 GB sudah cukup banyak sekarang, beberapa vendor akan terlibat dalam perang spesifikasi ketika mereka akan mendorong jumlah RAM lebih besar hanya untuk menggenjot penjualan.***

Bagikan: