Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sedikit awan, 23.3 ° C

#KlipingPR Kios Cinta Asuhan Kang Ibing, Menjawab Asmara dengan Canda

Yusuf Wijanarko

21 Agustus 1983. Dalam Harian Umum Pikiran Rakyat edisi Minggu, terdapat rubrik Kios Cinta Asuhan Kang Ibing. 

Sesuai nama rubriknya, pelawak legendaris dengan nama asli Raden Aang Kusmayatna Kusiyana Samba Kurnia Kusumadinata itu memberi jawaban dan petuah terhadap para pembaca terkait masalah percintaan yang sedang mereka hadapi.

Namanya juga komedian, tentu saja jawabannya tidak serius dan terkesan asal. Namun justru itulah yang diharapkan para pembaca. Gaya melawaknya yang khas tercermin jelas dalam setiap jawaban yang dia berikan atas setiap persoalan asmara. Meski demikian, ada kalanya jawaban-jawabannya itu menjadi bahan renungan.

Berikut ini kutipan isi rubrik tersebut. Walau sudah 33 tahun terlewati, isinya tetap aktual karena persoalan asmara tak pernah lekang oleh waktu. Persoalannya sama, hanya pelakunya yang berbeda. Kepada para pembaca yang budiman, selamat membaca.

Tanya

Kang Ibing, apa sebabnya anak zaman sekarang suka ada yang kawin lari? 

(Dari Arul K di Bandung)

Jawab

Ditinjau dari segi olahraga, lari itu sehat. Jadi, kawin lari itu mungkin dikiranya baik untuk kesehatan kawin!.

Tanya

Kang Ibing, Kalauksedang dimabuk cinta, jerawat akan tumbuh, apa betul, Kang?

(Dari Euis Darsima di Bogor)

Jawab

Ah tidak! Buktinya ayam. Biar sedang dimabuk cinta, toh tidak penah ada ayam yang mukanya jerawatan.

Tanya

Kang Ibing, wanita itu harus seperti bunga. Apa maksudnya ya, Kang?

(Dari Inne  di Cirebon)

Jawab

Maksudnya harus berdiam didalam pot!

Tanya

Kang Ibing, bisakah berpacaran tanpa berciuman?

(dari Bobby Anthony di Bandung)

Jawab 

Bisa saja, asal keduanya tak punya bibir!

Tanya

Kang Ibing, mengapa suka ada “cinta datang terlambat?”

(Dari Neneng  di Ciamis)

Jawab

Karena banyak orang yang belum tahu jadwal keberangkatan cinta!

Tanya

Kang Ibing, kalau didekati oleh pacar, saya suka menggigil, kenpa ya?

(Dari Miming Tea di Bandung)

Jawab

Coba selidiki, mungkin pacar kamu itu masih keturunan nyamuk malaria!

Tanya

Kang Ibing, bagaimana kalau cinta mogok ditengah jalan?

(Dari Nandang  di Cimahi)

Jawab

Pasang segitiga pengaman cinta, lalu hubungi bengkel cinta yang terdekat!

Tanya

Kang Ibing, kenapa ya, suka ada orangtua yang ikut campur dalam soal pacaran anaknya?

(Dari Bambang Triantoro di Jakarta)

Jawab

Iya beneran. Padahal anak-anak juga tidak pernah ikut campur pada waktu dulu.

Tanya

Kang Ibing, berpacaran sambil jalan-jalan (jalan kaki) berdua, katanya lebih asyik, apa betul?

(Dari Letia Scorpianti di Tasikmalaya)

Jawab

Lebih asik lagi sambil lari maraton berdua, tidak usah jauh-jauh. Cukup jarak Tasikmalaya–Banyuwangi 987 km.

Tanya

Kang Ibing, cinta bagaimanakah yang tidak akan luntur?

(Dari Melly di Bandung)

Jawab

Cinta Waterproof. Atau dalam bahasa Inggrisnya Love is Dilaminating!

#KlipingPR tentang Kios Cinta Asuhan Kang Ibing juga pernah kami tayangkan pada 24 Mei 2017 lalu dan mendapat respons positif. Saat itu, diulas soal isi rubrik Kios Cinta Asuhan Kang Ibing edisi 24 mei 1987

Bagikan: