Pikiran Rakyat
USD Jual 14.619,00 Beli 14.521,00 | Berawan, 22.6 ° C

6 Band Indie Bandung yang Mendunia

Siska Nirmala Puspitasari

BANDUNG, (PR).- Tidak berlebihan jika menyebut Bandung sebagai Kota Band Indie. Dikenal dengan industri musik kreatifnya, Bandung telah melahirkan banyak band-band indie yang ikut mewarnai kancah musik tanah air. Bahkan Kota Kembang menjadi salah satu kiblat musik tanah air.

Hal ini bukan hanya karena menjamurnya band-band indie. Melainkan juga karena prestasi yang telah ditorehkan band-band tersebut dalam bermusik. Bahkan diantaranya juga mampu berbicara banyak di panggung internasional, meskipun menempuh jalan bermusik indie.

Enam band indie asal Bandung berikut ini misalnya, telah mengharumkan nama Indonesia di mata dunia melalui musik yang diusungnya. 

 

1. Burgerkill

Band asal Ujungberung, Bandung ini sudah malang melintang menghidupkan gaung musik cadas. Band yang sempat masuk dapur rekaman major label itu, menjadi salah satu band indie yang telah berbicara banyak di kancah musik internasional.

Pada tahun 2009, Burgerkill tampil di konser rock terbesar Australia, Soundwave. Band yang dikenal dengan lagu 'Atur Aku', 'Tiga Titik Hitam', hingga 'Penjara Batin' itu juga berhasil mencatatkan prestasi dengan memenangkan ajang bergengsi Golden Gods Awards 2013. 

Dalam ajang Golden Gods Awards 2013 di kategori Metal As F*ck mampu mengalahkan nama tenar seperti Jason Newsted, Pussy Riot, Nergal dan Sea Shepherd. Pada ajang yang berlangsung 17 Juni 2013 tersebut, Burgerkill juga sempat tampil sepanggung dengan sejumlah nama besar grup metal seperti Motorhead, Airbourne, Five Finger Death Punch, Coal Chamber, dan Paradise Lost.

Di tahun 2015, Burgerkill juga tampil pada ajang festival Wacken Open Air 2015, Jerman. Kemudian juga di panggung Bloodstock Outdoor Heavy Metal Festival 2015, Inggris.

 

2. The S.I.G.I.T

Band ini dibentuk di tahun 1990-an, oleh empat personilnya yang merupakan teman semasa SMA. Band yang sudah menelurkan dua album itu, lebih banyak menggunakan bahasa inggris dalam lagu-lagunya. Salah satu alasannya karena mereka banyak manggung di luar negeri.

Album pertama mereka Visible Idea of Perfection, membawa mereka menjalani tur internasional ke Australia. Band yang digawangi Rekti (Vocal dan gitar), Farri (gitar), Adit (Bass), dan Acil (Drum) itu juga pernah menjajal  panggung SXSW di Austin, Amerika Serikat pada 2009. 

The S.I.G.I.T yang melahirkan album keduanya 'Detourn' pada 2013 lalu itu  juga beberapa kali manggung di Home Club Singapura, pada 2007 dan juga 2013. 

 

3.  Speaker First

Setelah vakum beberapa tahun, Band asal Bandung ini kembali meramaikan musik tanah air pada 2016 lalu. Band trio ini langsung menjalani konsernya di klub 'Off the Cuff', London, Inggris.

Digawangi Mahattir Alkatiry, Benny Barnady, dan Bony Barnaby, Speaker First merupakan band yang menampilkan genre musik Rock n roll. Saat ini, mereka tengah menjalankan tur perdana mereka di Amerika Serikat, The Anthem Tour 2017.

Tur tersebut berlangsung di tujuh kota yakni San Diego, Orange County, Los Angeles, Fresno, Napa, Portland, dan Seattle.

 

4. Jeruji

Berkiprah cukup panjang di dunia musik, band punk asal Bandung ini tengah menjalani konser 21 Kota di Eropa. Mereka menjalani konser bertajuk JERUJI 20th Anniversary of European Tour tersebut  selama 20 hari di sembilan negara, yaitu Ceko, Slovakia, Polandia, Jerman, Austria, Belgia, Prancis, Belanda, dan Swiss. 

Perjalanan Jeruji ke Eropa tersebut bahkan mendapatkan dukungan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Dalam akun instagramnya, Ridwan Kamil mengunggah fotonya bersama kelima personil Jeruji. Menurut dia, konser tersebut merupakan bentuk diplomasi musik untuk mendukung promosi Bandung dan Indonesia.

Saat ini, Jeruji  beranggotakan Sani (drum), Ginan (vokal), Andre (gitar), dan bass Hendy alias Pengex.

 

5. Bottlesmoker

Hanya beranggotakan dua personel, Anggung Kuy Kay dan Ryan Nobie, Bottlesmoker banyak mendapatkan sambutan di luar negeri. Pada tahun 2009, mereka menjalani tur pertama mereka dengan konser mini di Malaysia.

Bottlesmoker yang memiliki  album perdana berjudul 'Before Crisis Over tersebut' kemudian juga pernah manggung di Asian Festival Filipina pada 2010. Di tahun yang sama mereka bahkan menyabet  juara I kategori Best Electro/Dance Act, dan Juara III kategori Best Electro/Dance Song pada  kompetisi musik indie Asia Pasifik atau AVIMA (Asia Pasific Voice Independent Music Awards).



6. /Rif

Pada 2013 lalu, band rock asal Bandung ini mengejutkan belantika musik tanah air. Karena setelah 16 tahun berkarya dan menghasilkan 8 album, /Rif memutuskan lepas dari major label. Meskipun menjadi band indie, /Rif tetap berkarya, dan bahkan mendunia. 



Mereka membuat gebrakan dengan merilis album baru di Jepang. Vokalis /rif, Andy mengatakan, setelah lepas dari lebel, /rif punya kebebasan untuk melakukan ekspresi. Seperti launcing album baru yang tidak lazim.

Sebelumnya, mereka memang sudah beberapa kali tampil di negeri seberang. Pada 2015, mereka menyelesaikan sesi rekaman di studio ternama, Abbey Road Studio, Inggris. /Rif juga pernah menghentak festival musik rock di Kanada, 'Canadian Musik Week 2015'. ***

Bagikan: