Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Cerah berawan, 20 ° C

Oleh-oleh Bandung Terbaru, Sudah Mencoba?

OLEH-OLEH Bandung bukan hanya bolen, cheese roll, atau broenies saja. Sekarang banyak oleh-oleh baru yang patut dicoba oleh wisatawan yang berlibur di Bandung.

Berikut beberapa oleh-oleh Bandung yang unik dan masih baru. Pastikan membawa pulang oleh-oleh Bandung ini!

Camilan pedas Maicih   

Maicih terkenal dengan keripik singkong pedas dengan berbagai level. Kini Maicih berinovasi mengeluarkan produk-produk camilan beraneka ragam. Pada 2 Maret 2017 lalu, produk yang sempat meraih penghargaan The Hot Snack 2011 dari “Rolling Stone” Indonesia ini mengeluarkan tiga varian camilan baru.

Maicih berinovasi dengan menawarkan kerupuk ikan, stik kentang, dan makaroni lidi. Layaknya produk keripik Maicih lainnya, ketiga varian baru ini ditaburi bumbu rahasia yang memiliki rasa pedas. Namun, rasa pedasnya tidak memiliki tingkatan seperti keripik singkong Maicih.

Dikemas dalam kemasan ziplock, Anda tidak perlu lagi khawatir sisa camilan Anda tumpah. Selain di toko, Anda pun dapat memesan langsung produk milik Bob Merdeka ini lewat aplikasi pesan Line dan situs web mereka.

Telur Asin Pedas Tertindas

Tertindas merupakan akronim dari Telur Asin Pedas. Produk ini tidak hanya menyediakan telur asin biasa, tapi juga telur asin yang sudah dimodifikasi dengan menambahkan rasa pedas.

Rasa pedas itu disuntikkan ke dalam telur. Tenang, semua alat yang digunakan dijamin bersih dan aman karena sudah melalui berbagai uji laboratorium.

Oleh-oleh Bandung ini dimulai oleh Firda dan Sarah. Mereka mendapat dana hibah dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K). Rasa pedas yang ditawarkan memiliki tiga tingkat yang dapat disesuaikan dengan selera, yaitu level  1, level 3, dan level 5. Pemilihan tingkat kepedasan yang hanya menggunakan angka ganjil sendiri diakui keduanya tanpa alasan khusus.

Selain rasa pedas cabai, Tertindas pun menyediakan rasa pedas balado. Anda dapat memesan telur asin pedas ini melalui media sosial mereka.

Seblak Basah Mommyindo

Beberapa camilan tradisional asal Bandung kini hadir dalam bentuk instan, sehingga lebih praktis untuk oleh-oleh Bandung. Salah satunya camilan khas tanah Sunda, seblak basah. Bagi penyuka camilan berbahan dasar kerupuk ini, sekarang bisa menikmatinya tanpa harus ribet memasak atau mengantri lagi.

Hadir dengan dua varian rasa, original dan rendang, Mommyindo menawarkan seblak basah instan yang dapat Anda nikmati kapan saja. Seblak basah ini disajikan bersama toping sesuai rasa dan dikemas dalam mangkuk serupa mangkuk mie seduh instan sehingga mudah dalam penyajiannya.

Jajanan karya Lofty Rainidi Kusnadi ini bisa didapatkan melalui media sosial milik Mommysfamily atau gerai para distributor dari Mommyindo.

Bolu Makuta

Inilah makanan yang sedang populer di Bandung. Walaupun gerai baru buka pukul 10.00 WIB, antrean pembeli sudah terjadi sejak pagi, bahkan ada yang datang sejak subuh. Mereka berbondong-bondong ingin mencicipi kue bolu berlapis puff pastry dan diselimuti krim dan saus berbagai rasa ini.

Makuta saat ini tersedia dalam enam varian rasa yaitu karamel, lemon, keju, ekstra keju, coklat, dan blueberry. Banyaknya peminat kue milik Laudya Cynthia Bella ini membuat manajemen membuat sistem antri dengan pembagian kartu antri.

Dalam sehari peminat yang mengantri bisa mencapai 900 orang. manajemen membagi kloter antrian sesuai waktu. Pukul 10.00 WIB dieperuntukkan bagi pemegang kartu antri nomor 1-300. Pukul 15.00 WIB untuk nomor antri 301-600. Sementara pukul 20.00 WIB untuk nomor antri 601-900 atau sampai kue habis. Makuta sendiri baru membuka satu gerai untuk menjajakan kue-kuenya. Uniknya, akibat antusiasme pembeli yang tinggi membuka kesempatan bagi pengusaha lainnya. Anda dapat menemui berbagai pedagang kaki lima berjejer disekitar lokasi gerai. Jasa titip beli Makuta pun menjamur di berbagai media sosial. (Bella Dani)***

 

Bagikan: