Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Sedikit awan, 25.1 ° C

Akhirnya Keinginan Prisia Nasution Terwujud

Munady

JAKARTA, (PR).- Keinginan aktris Prisia Nasution untuk tampil di panggung teatrikal akhirnya terwujud. Ia tampil di panggung teater dengan membawakan puisi karya Radhar Panca Dahana berjudul "Manusia Istana". 

"Akhirnya bisa terwujud untuk membawakan puisi karya Radhar Panca Dahana. Karena sejak dulu ingin sekali naik ke panggung teater. Meski berbeda dengan film layar lebar, tapi di panggung puisi ini sangat menyenangkan," kata Prisis ditemui seusai tampil di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat 27 Januari 2017.

Meski sejak lama ingin membaca puisi, baru Radhar yang menawarinya. Tanpa pikir panjang, ia langsung menyanggupi. "Aku tahu karya Radhar sangat bagus. Meski pas naik panggung aku sedikit deg-degan karena rasanya beda banget didepan kamera dengan diatas panggung," tuturnya.

Ini merupakan pengalaman pertamanya di pertunjukan puisi teatrikal yang digarap serius. Di panggung yang sama turut tampil aktris Marcella Zalianty, Maudy Koesnaedy, Cornelia Agatha, Olivia Zalianty, dan Dinda Kanya Dewi. "Mereka yang sudah punya pengalaman di panggung teater, aku jadi enak karena mereka berbagi pengalaman dan saling support. Aku sangat terbantu," ujarnya.

Ia menemukan sesuatu yang berbeda dengan berakting di film. Di layar lebar, ia memainkan karakter dengan proses yang panjang tetapi ada "action and cut". Di teater, tak ada jeda. "Jad kalau di tengah keserimpet, salah, tuh ya sudah lanjut terus," katanya.

Teater tak menolerir kesalahan. Sebab tak ada proses edit seperti pada pembuatan film. Prisia dituntut menghafalkan naskah lebih keras. "Yang jadi masalah kalau kita sudah hafal tapi tiba-tiba  hafalnya ngalir tapi  tidak ada penjiwaan, (itu) juga salah.***

 

 

Bagikan: