Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Cerah berawan, 28.7 ° C

Boyz II Men Siapkan 36 Mawar untuk Penonton

Windy Eka Pramudya
Project Director "Indihome Boyz II Men Indonesian Tour 2016" Mahendra Kusuma Putra (kanan) menjelaskan konsep konser Boyz II Men pada jumpa wartawan di The 101 Jalan Juanda, Kota Bandung, Kamis 18 Agustus 2016.*
Project Director "Indihome Boyz II Men Indonesian Tour 2016" Mahendra Kusuma Putra (kanan) menjelaskan konsep konser Boyz II Men pada jumpa wartawan di The 101 Jalan Juanda, Kota Bandung, Kamis 18 Agustus 2016.*
BANDUNG, (PR).- Akan tampil selama 1,5 jam, grup vokal asal Amerika Serikat Boyz II Men siap mengajak publik musik Bandung bernostalgia.

Pada konser bertajuk "Indihome Boyz II Men Indonesian Tour", trio yang terdiri atas Nathan Morris, Shawn Stockman, dan Wanya Morris akan menyuguhkan rentetan nomor cinta seperti "End of the Road" dan "I'll Make Love to You".

Konser "Indihome Boyz II Men Indonesian Tour" berlangsung di The Venue Eldorado Jalan Setiabudhi, Kota Bandung, Kamis 18 Agustus 2016.

Project Director "Indihome Boyz II Men Indonesian Tour" Mahendra Kusuma Putra dari Rajawali Indonesia Communication selaku promotor menyebutkan, pada tur kali ini, Boyz II Men menyambangi tiga kota.

Selain di Bandung, Nathan dkk juga menggelar konser di Surabaya, 17 Agustus 2016, dan di Yogyakarta pada "Indihome Prambanan Jazz 2016", 20 Agustus 2016.

Mahendra menyebutkan, untuk konser di Bandung, Boyz II Men meminta bunga mawar sebanyak tiga lusin. Bunga itu untuk berinteraksi dengan penonton di lagu tertentu.

"Konsep konsernya menggunakan minus-one tapi hal ini tidak mengurangi keapikan konser. Melihat pengalaman konser di Surabaya, walaupun minus-one, mereka tetap bawa music director dan soundman sendiri sehingga konsernya tetap bagus dan memancing penonton untuk berinteraksi dengan Boyz II Men," ujar Mahendra di The 101 Jalan Juanda, Kota Bandung, Kamis 18 Agustus 2016.

Menurut Mahendra, sebagai musisi, daftar riders Boyz II Men tak terlalu aneh-aneh. Selain mawar, mereka juga meminta handuk warna hitam dan minuman khas dari Bali. Sebagai promotor, Rajawali Indonesia Communication menjaga mood para personel karena perjalanan tur yang cukup panjang.***
Bagikan: