Pandemi Covid-19 Bukan Hambatan Kreator Muda untuk Berkarya

- 28 Mei 2020, 15:26 WIB
ILUSTRASI konser. Kreator muda kian kreatif di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan adanya konser online.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan sebagai bencana nasional oleh        Presiden Republik Indonesia, tidak menghentikan para kreator muda untuk berkarya.

Malah, banyak di antaranya yang bangkit dan memperlihatkan talentanya dengan cara yang beda.  

Head of Integrated Marketing Communication Smartfren, Iqbal Asseweth, mengatakan, untuk mempertahankan geliat karya kreator muda, pihaknya merangkul mereka melalui berbagai aktivitas yang terangkum dalam wadah #BerbagiAntiWasWas.

Baca Juga: Mark Zuckerberg Kritisi Aksi Twitter yang Labeli Cuitan Donald Trump dengan Tanda 'Berpotensi Hoaks'

Salah satunya dalam bentuk konser online bertajuk #WOWKustik yang berkolaborasi dengan beberapa musisi muda Indonesia. 

"Tidak hanya musisi, kami juga berkolaborasi dengan kreator grafis muda seperti Muklay, kini mengusung nama kreator muda asal kota Bandung yang sedang menanjak, Addy Debil," ujarnya, melalui siaran pers yang diterima "PR", Kamis, 28 Mei 2020.

Ia mengatakan, di kalangan kreator muda lokal dan mancanegara melalui media sosialnya di Instagram @addydebil, karya-karya kreator doodle art asal Bandung ini sangat banyak digemari dan disanjung.

Baca Juga: Sulit Disiplin, Masyarakat Kian Rentan Terpapar Covid-19 Saat New Normal

Buah kreasinya bisa ditemukan di tembok-tembok pinggir jalan Kota Bandung, kolaborasinya dengan beberapa brand lokal dan kreator lainnya, sukses menginspirasi, menjadi buah bibir dan barang-barang hasil kreasinya laris diincar para kolektor maupun pengapresiasi seni. 

Setelah Maret lalu Smartfren menyebarkan puluhan ribu masker kain dengan tampilan karya Addy Debil, kini sebagai bagian dari kampanye #BerbagiAntiWasWas, kini pihaknya akan melakukan kolaborasi terbaru, dengan meluncurkan T-Shirt dan Masker hasil karya Addy Debil dengan desain terbaru dan kuantitas terbatas (limited edition).

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X