Rabu, 27 Mei 2020

Peneliti Temukan Virus Corona dapat Terbawa Angin hingga 6 Meter dalam 5 Detik

- 21 Mei 2020, 11:08 WIB
Ilustrasi Tetesan Liur dari Batuk /Mohamed_Hasan/Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Peneliti menemukan bahwa hembusan angin dapat membawa virus corona dari orang yang batuk tiga kali lebih jauh hanya dalam waktu lima detik.

Aturan baru yang menyebutkan jarak sosial yang diperlukan adalah 2 meter, tampaknya tidak cukup untuk menghentikan transmisi virus corona atau SARS-CoV-2.

Menurut sebuah studi baru, hanya dengan hembusan angin ringan saja dapat menyebarkan tetesan liur dari mereka yang batuk dan terinfeksi pada orang-orang saat berada di luar ruangan.

Baca Juga: Pertama Kali Sejak 40 Tahun, Emisi Karbon di India Turun Akibat Lockdown Wabah Corona

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman SCMP, pejabat kesehatan masyarakat di banyak negara mungkin perlu mempertimbangkan kembali pedoman keselamatan mereka.

Protokol kesehatan biasanya terdiri dari jarak sosial dan memakai masker, namun setelah studi baru ini dipublikasikan pada Selasa, 19 Mei 2020 lalu dalam Journal Physics of Fluid, mungkin para pihak berwenang perlu memikirkan kembali langkah efektif penghentian penyebaran virus.

Penulis jurnal, Talib Dbouk dan Dimitris Drikakis dari Univeritas Nicosia, Siprus, Timur Tengah, menemukan bahwa 2 meter adalah perkiraan jarak yang aman dalam kondisi diam dengan tetesan liur yang membutuhkan waktu sekitar 15 detik untuk jatuh di bawah tingkat pinggang manusia.

Baca Juga: Masker Jebolan Kim Kardashian Rp 120.000 Habis Terjual dalam 1 Jam

Namun, mereka menemukan bahwa pada saat seseorang batuk, kecepatan angin di lingkungan ruang terbuka secara signifikan mempengaruhi jarak yang dilalui oleh tetesan pembawa virus di udara.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: SCMP


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X