Lebih Banyak Pasien Pria Positif dan Meninggal akibat COVID-19, Simak Kata Penelitian

- 2 Mei 2020, 18:57 WIB
SEBUAH data menunjukkan bahwa jumlah kematian atau tingkat keparahan COVID-19 lebih banyak dialami oleh pasien pria dibanding dengan wanita.*
SEBUAH data menunjukkan bahwa jumlah kematian atau tingkat keparahan COVID-19 lebih banyak dialami oleh pasien pria dibanding dengan wanita.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT – Setiap hari, pemerintah Indonesia telah mengumumkan kembali jumlah data pasien virus corona.

Data per 1 Mei 2020, diketahui bahwa proporsi positif COVID-19 laki-laki sebanyak 58 persen dan wanita 42 persen, hal itu jelas menggambarkan bahwa laki-laki lebih banyak yang terinfeksi dibandingkan wanita.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Healthline, lebih banyak laki-laki meninggal karena COVID-19 di seluruh dunia daripada perempuan.

Baca Juga: Sektor Bisnis Menurun di Tengah Virus Corona, Dikabarkan Akan Naik Pesat di Tahun 2021 

Lalu ada alasan-alasan tersendiri mengapa hal tersebut bisa terjadi dan alasan-alasan potensial dari biologis mendorong terjadinya fenomena ini.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Public Health melaporkan bahwa pria dan wanita memiliki kemungkinan yang sama untuk terkena virus corona.

Namun, para peneliti juga melaporkan bahwa pria secara signifikan lebih mungkin menderita efek parah dari penyakit ini.

Baca Juga: Masih Bandel, Polisi Terpaksa Putar Balik 21 Ribu Kendaraan Pemudik

Para peneliti Tiongkok mengatakan bahwa dalam satu bagian besar pasien COVID-19 lebih dari 70 persen dari mereka yang meninggal adalah laki-laki.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: healthline


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X