Jumat, 3 April 2020

Bungker Bersejarah di Bandung Barat, Sajikan Sunset hingga Pemandangan Tepian Waduk Saguling

- 26 Februari 2020, 14:11 WIB
BUNGKER Batujajar, bersejarah, dan berpotensi menjadi objek wisata baru di Kabupaten Bandung Barat.* /SARAH NURUL FATIA/PR

PIKIRAN RAKYAT - Sebuah bungker yang terletak di kawasan militer milik TNI AD atau yang disebut juga Bungker Batujajar, memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Bungker yang berada di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat ini menyajikan pemandangan sebuah tepian Waduk Saguling, dan juga ilalang yang membuat tempat ini semakin menarik.

Diketahui, fungsi awal bungker ini merupakan tempat penyimpanan barang-barang milik TNI AD.

Baca Juga: Terjadi Krisis Politik di Malaysia Buntut Mundurnya Mahathir Mohamad, Dua Hari Ini Raja Tengku Abdullah Temui Parlemen

Kawasan bungker ini juga sering digunakan oleh para TNI untuk latihan fisik dan menembak.

Namun, pemandangan yang ada menjadikan Bungker Batujajar memiliki nilai lebih.

Pengunjung biasanya datang untuk sekedar berfoto, atau pun menikmati sunset.

Baca Juga: WNI di Kapal Diamond Princess Tak Kunjung Dievakuasi, Menko PMK: Kita Tunggu Keputusan Presiden

loading...

Bungker Batujajar belum dikelola secara resmi sebagai objek wisata, sehingga pengunjung tidak dipungut biaya sepeser pun.

Selain itu, tidak ada jam operasional untuk pengunjung yang ingin datang ke Bungker Batujajar.

Kendati demikian, ketika para TNI tengah berlatih, pengunjung disarankan untuk tidak berada di tempat tersebut.

PEMANDANGAN yang tersaji di bungker Batujajar, Kabupaten Bandung Barat yang bersejarah.*
PEMANDANGAN yang tersaji di bungker Batujajar, Kabupaten Bandung Barat yang bersejarah.*

Akses untuk menuju bungker bersejarah yang sudah digunakan sejak zaman Belanda dan Jepang tersebut cukup sulit.

Hamparan sawah serta jalanan yang masih menggunakan batuan kerikil akan menemani sepanjang perjalanan menuju Bungker Batujajar.

Rute yang diambil berjarak sekitar 6,4 kilometer dari Pasar Batujajar, dan diperkirakan akan menghabiskan waktu 30 menit dengan kendaraan, untuk bisa sampai ke bungker tersebut.

Baca Juga: Resep Rumahan Kepiting Saus Padang ala Restoran, Cocok Jadi Santapan Bersama Keluarga

Tak hanya menikmati pemandangan yang ada, pengunjung pun dapat berkeliling menyusuri Waduk Saguling menggunakan perahu para nelayan setempat.

Umumnya, nelayan mematok harga Rp 15.000 untuk per orangnya, pengunjung juga dapat bernegosiasi hingga mendapatkan kesepakatan harga.

Salah satu nelayan, Supri (40) yang bekerja di tambak Waduk Saguling mengatakan, dirinya berharap bungker tersebut dapat dijadikan tempat wisata.

Menurutnya, tidak hanya menyajikan pemandangan yang indah, dengan dijadikan tempat wisata, warga sekitar juga akan terbantu dalam hal ekonomi.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X