Senin, 27 Januari 2020

Tidur Terlalu Lama, Risiko Terkena Stroke Naik Jadi 85 Persen

- 14 Desember 2019, 08:20 WIB
Penelitian menemukan bahwa durasi tidur seseorang sangat berpengaruh terhadap risiko terjadinya serangan stroke. /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT – Stroke merupakan penyakit yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu akibat pecah maupun penyumbatan pembuluh darah.

Stroke juga merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di seluruh Dunia. Hampir 6 juta orang meninggal akibat stroke.

Penyebab stoke terjadi pada seseorang biasanya akibat dari elemen gaya hidup, merokok, hingga penyakit yang sebelumnya sudah diderita seperti diabetes.

Baca Juga: Terkait Kabar Teror Ular Kobra di Kabupaten Bogor, Camat Bojonggede: Habitat Mereka Terganggu

Dalam artikel terbitan Medical News Today yang dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com, rupanya para peneliti menemukan bahwa tidur berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah kardiovaskular, yang kemudian berujung ke stroke.

Durasi tidur ternyata bisa menjadi faktor penyebab seseorang menderita stroke.

Adalah Dr. Xiaomin Zhang, peneliti dari Huazhong University of Science and Technology, Tiongkok, yang menyebutkan bahwa durasi tidur seseorang rupanya punya pengaruh besar terhadap angka risiko serangan stroke.

Beberapa peneliti menyatakan bahwa terlalu banyak tidur atau kurang tidur dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 14 Desember 2019: Hari Baik Bagi Taurus, Aquarius Harus Coba Memahami Pasangan

Halaman:

Editor: Andika Thaselia Prahastiwi

Sumber: Medical News Today

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X