Kenali Nyeri Sendi yang Timbul Akibat Autoimun

- 9 November 2019, 23:34 WIB
ILUSTRASI.

 
NYERI sendi dikenal juga dengan sebutan ­rematik. Sejatinya, rematik ­bukanlah ­penyakit, tetapi gejala dari adanya suatu penyakit.

Dalam deskripsi umum, rematik adalah ­nyeri di alat-alat gerak, otot, sendi, dan ligamen, atau di bagian struktur alat ­gerak lain. ­Timbulnya peradangan yang ­bermanifestasi menjadi nyeri juga disebut sebagai rematik

Penyebabnya, harus ­diidentifikasi lebih lanjut agar jelas. ­Pengobatan dan ­perawatannya juga ­berbeda.

Dokter spesialis pe­nyakit dalam Rumah ­Sakit Melinda 2 Segal ­Abdul Aziz me­ngatakan, rematik yang umum terjadi mengacu pada gout arthritis alias penyakit asam urat.Peradangan terjadi akibat adanya peng­endapan kristal asam urat pada sendi sehingga menyebab­kan nyeri. 

Gout arthritis dicetuskan dari konsumsi asam urat yang berlebihan atau penggunaan obat ­diuretik. Makanan yang mengandung asam urat tinggi antara lain kacang-kacangan atau jeroan.

Beberapa ciri peradangan sendi ­(rematik) sering terjadi di satu sendi saja, biasanya, paling nyeri di bagian jempol kaki. Yang ­kedua, timbul ­tanda radang seperti bengkak, ke­me­rah­an, dan terasa panas, ­biasanya ­terjadi di pagi hari.

Nyeri sendi akibat autoimun

Meskipun demikian, nyeri sendi ­juga bisa diakibatkan bukan dari ­faktor luar, melain­kan dari dalam tubuh. Peradangan sendi yang demi­kian dikenal dengan ­nama ­reumatoid arthritis, terjadi karena autoimun atau sel imun tubuh yang ­seharusnya me­lawan zat asing, malah menyerang balik tubuh sendiri.

”Beda dengan asam urat, reumatoid arthritis menyerang sendi yang lebih ­kecil dan biasanya terjadi pada banyak sendi, serta bersifat simetris kanan dan kiri. Misalnya, di buku-buku jari tangan,” ujar Segal, dalam sebuah sesi wawancara dengan PR, 2017 lalu.

Beberapa gejala reumatoid arthritis, ­antara lain ketika bangun tidur dan cuaca dingin, buku-buku jari bisa kaku lebih dari satu jam. Gejala ini sudah tidak ­digunakan, tetapi bisa ­dijadikan kecuriga­an awal untuk melakukan ­pemeriksaan lanjutan.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X