Kamis, 4 Juni 2020

27 Tahun Turtles Jr.: Inspirasi Bagi Band Underground

- 12 Oktober 2019, 19:54 WIB
SUASANA acara 27th Turtles Jr., di Freshbeer, Braga, Bandung, Kamis, 10 Oktober 2019 malam. Panggung malam itu juga sekaligus memperkenalkan album baru.*/MUHAMMAD FIKRY MAULUDY/PR

AREA yang penuh-padat tidak hanya terkonsentrasi di depan panggung ulang tahun ke-27 Turtles Jr. Di barisan belakang, banyak pentolan underground Bandung yang ikut hadir. Mereka yang ikut mengikuti perjalanan panjang Turtles Jr., baik di panggung maupun di komunitas.

Beberapa di antaranya besar bersama di kumpulan PI, sebuah titik kumpul di Jalan Sumatera. Area pinggir jalan itu menjadi saksi banyaknya band lahir di awal 1990, termasuk Turtles Jr. Aldi “Keparat” Ferdiana ingat betul kemunculan Turtles Jr. di tengah barudak PI.

Ia ngefans dengan Yoni, personel awal Turtles Jr. Band itu yang memengaruhi Aldi membentuk band Keparat. Selain dia, barudak punk lain juga terdorong bikin band setelah terinspirasi Turtles Jr. bagi Aldi, Turtles Jr. menjadi salah satu pionir sekaligus influence bagi tumbuhnya scene punk di Bandung.

Band lawas yang bertahan masih banyak. Yang tetap eksis dari panggung ke panggung pun tidak sedikit. Tetapi Turtles Jr. masih manggung, dan masih menghasilkan album.

“Turtles Jr. ini tentu menjadi pendorong bagi generasi band sekarang. Bandung kan sempat banyak yang bikin band. Tetapi sekarang terdengar semangatnya turun. Mudah-mudahan dengan adanya karya Turtles yang menghasilkan banyak album dan bertahan lama ini bisa memberi semangat anak muda, juga band lain untuk berkarya dan panjang umur,” ujar Aldi.

Salah seorang pentolan musik bawah tanah Bandung, Dadan Ketu, juga punya kesan khusus pada Turtles Jr. Selayaknya band underground dahulu, Turtles Jr. juga berangkat dari hobi, pertemanan, serta berangkat dari perlawanan band mainstream kala itu.

Gaya hidup lengkap dengan gaya berpakaiannya saat itu sudah menjadi bentuk perlawanan terhadap musik dan fesyen umum. Tetapi, dasar menjiwai musik underground sekadar beda pakaian dan rambut mohawk itu tak lama.

Dengan cepat mereka memaknai musik, termasuk punk rock sebagai musik perlawanan. Semakin menjiwai, band bermunculan dengan lirik-lirik yang sesuai dengan kegelisahan anak muda, pertentangan dengan pemerintah, keluarga, cinta, hingga soal pendidikan

Setelah kemunculannya, nama Turtles Jr. besar di panggung-panggung. Dadan melihat belum ada band yang mirip Turtles, dengan ciri khas punk rasa Inggris, senada dengan The Exploited. Turtles Jr. tercatat sebagai band yang konsisten walaupun sempat gonta ganti personel. Band ini pernah diisi Yoni, Tengkoe, Icha, Andika, Adi, dan Badick.

Halaman:

Editor: Endah Asih


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X