Jumat, 5 Juni 2020

Rrrecfest In The Valley, Festival Musik di Situgunung Sukabumi

- 21 September 2019, 12:35 WIB
PENAMPILAN Amboro di Rrrecfest In The Valley, di Tanakita Five Star Camp, Situgunung, Kabupaten Sukabumi, Festival musik ini berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu, 20-22 September 2019.*/WINDY EKA PRAMUDYA/PR

SELAMA tiga hari, yaitu Jumat sampai Minggu, 20-22 September 2019, Rrrecfest In The Valley kembali digelar. Berlangsung di Tanakita Five Star Camp, Situgunung, Kabupaten Sukabumi, Rrrecfest In The Valley bukanlah festival musik biasa. Pasalnya, selain menonton pertunjukan musik, ratusan penonton juga mendapat pengalaman kamping selama tiga hari dua malam, mengikuti sejumlah lokakarya, dan talkshow berbagai tema.

Pada Jumat, 20 September 2019, panggung yang tersebar di bukit-bukit diisi penampilan para musisi. Sebut saja Super Bungen, Adrian Yunan, Pisitakun, Amboro, dan Mayhem X. Tampil di tengah udara dingin Situgunung, aksi mereka yang intim menjadi penghangat di antara penonton.

Di Petromaks Stage, Adrian Yunan tampil selama hampir 45 menit. Adrian mengaku, Rrrectfest In The Valley 2019 menjadi pengalaman pertama dia. Bagi Adrian, tampil di Rrrectfest In The Valley memberi pengalaman dingin-dingin nikmat.

Eks personel Efek Rumah Kaca itu mengisi repertoar dengan antara lain Mikrofon, Terminal Laut, Rumah Sahaja, Kasino, Mainan, dan Tak Ada Histeria. Rentetan nomor dari Adrian itu diambil dari album Sintas yang dirilis 2017 lalu.

Beralih ke Rururadio Lounge, musisi Amboro tampil menghibur. Amboro merupakan solois dengan lagu-lagu bertutur yang jenaka. Dia menasbihkan musiknya dengan rock and roll Betawi.

Hanya bermodalkan gitar akustik, Amboro tampil dengan musik yang berkarakter. Celetukan ala lenong Betawi serta pantun yang kocak menjadi bumbu yang mengundang tawa penonton.

Untuk Rrrecfest In The Valley 2019, Amboro menyajikan antara lain Bentrokan Cinta, Bos Maut, Nonton Konser, Minta Maaf, Pacaran Di Saat Hujan, dan Biduan.

"Terima kasih kepada Rrrecfest dan Ruang Rupa. Warna merah buah delima, warna hijau buah kedondong. Mohon maaf kalau ada yang terkesima, minta tepuk tangannya dong," kata Amboro yang disambut tepuk tangan dan tawa kencang penonton. 

Selain pertunjukan musik, diadakan pula pemutaran spesial video musik karya sejumlah seniman. Berlangsung di Green House Cinema, ada video karya Toma dan Koka yang diputar. Mereka telah membuat video musik milik band The Upstair yang berjudul Semburat Silang Warna, Jatuh Cinta Diam-diam (Harlan Boer), dan Ironi (Kelompok Penerbang Roket).

Halaman:

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X