Senin, 20 Januari 2020

Balita Dilarang Konsumsi Gula

- 21 September 2019, 08:01 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA

SESUAI dengan pedoman yang baru dan ketat, bayi dan balita tidak boleh diberi soda, susu coklat, serta minuman manis lainnya.

Dilansir The New York Times, sebuah panel ilmuwan mengeluarkan pedoman nutrisi baru untuk anak-anak yang menjelaskan secara rinci apa yang harus mereka minum pada tahun-tahun pertama pertumbuhan mereka. Rekomendasi yang cukup membuat orang tua tercengang.

Bayi seharusnya hanya menerima ASI dari ibunya, air dapat ditambahkan ketika menginjak usia 6 bulan; bayi yang menerima susu formula dapat beralih ke susu sapi setelah 12 bulan. Selama lima tahun pertama, anak-anak harus minum sebagian besar susu dan air, sesuai dengan pedoman, kata panel.

Anak-anak berusia di bawah 5 tahun tidak boleh diberi minuman dengan gula atau pemanis lainnya, termasuk minuman rendah kalori atau yang dimaniskan secara buatan, susu coklat atau susu rasa lainnya, minuman berkafein dan formula balita.

Minuman nabati, seperti almond, beras atau susu oat, juga harus dihindari, karena  sering mengandung pemanis tambahan atau perasa buatan, dan kurang bergizi daripada susu sapi. (Susu kedelai dpat diberikan sebagai alternatif dari susu sapi.)

Dengan pengecualian susu kedelai, susu nabati mengandung protein yang buruk. Meskipun itu. sering diperkaya, para ilmuwan tidak tahu apakah anak-anak dapat menyerap nutrisi ini seefisien  makanan alami lainnya.

Hal yang mengejutkan bagi orang tua adalah pemberian jus bagi anak-anak - mereka diharuskan minum secangkir jus tanpa campuran bahan lain per harinya, itu adalah tidak benar.

Pedoman baru ini dipublikasikan oleh Healthy Eating Research, kelompok advokasi nutrisi, yang didanai oleh Robert Wood Johnson Foundation. Rekomendasi ini cenderung berpengaruh karena dikembangkan oleh American Academy of Pediatrics, Academy of Nutrition and Dietetics, American Heart Association dan American Academy of Pediatric Dentistry.

Peringatan terhadap minuman manis ada di tengah kekhawatiran yang terus-menerus mengenai obesitas pada masa kanak-kanak, yang dapat menyebabkan penyakit kronis seumur hidup. Sekitar 19 persen anak-anak di Amerika Serikat mengalami obesitas.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X