Jumat, 5 Juni 2020

Usia 25, Bersiaplah dengan Penuaan Kulit!

- 29 Agustus 2019, 21:38 WIB
BEAUTY blogger, Olivia Lazuardy, sedang mencoba perawatan dalam rangkaian Skin Restoration Program di Bandung Skin Centre, Jalan Ir. H. Djuanda No. 106 Kota Bandung.*/VEBERTINA MANIHURUK/PR

MENJELANG usia 30 tahun, inilah yang akan mulai terjadi pada kulit seseorang. Kulit akan berjerawat, beruntusan, tekstur kulit kasar, pori-pori membesar, kering, sensitif, kendur, dan mulai muncul spot hitam.

Hal itu memang secara alamiah akan terjadi, karena itulah fase perkembangan kulit kita. Kerusakan mulai muncul, dan bila tidak ditangani dengan baik, tampilan kulit di usia 30an bisa membuat kita seakan berusia 20 tahun lebih tua.

Menurut Rosalin Naomi Harsono, dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, secara teoritis, setidaknya ada tiga jenjang usia yang memperlihatkan perbedaan kondisi kulit. Pada jenjang usia 0-11 tahun, sel kulit sangat sehat, regenerasi masih aktif, dan fungsi celullar masih baik. Pada jenjang 11-30 tahun, kemampuan regenerasi itu melambat namun masih bekerja dengan baik.

"Usia di atas 30 tahun, kulit sangat rentan kerusakan. Pada rentang usia ini, perawatan harus dilakukan yang fokusnya untuk memperbaiki sel kulit agar kembali sehat dan cantik," kata Rosalin ketika konferensi pers bertajuk "Skin Restoration Program" di Bandung Skin Centre, Jalan Ir. H. Djuanda No. 106 Kota Bandung.

Kerusakan itu, kata Rosalin, terjadi akibat beberapa hal. Pertama, proporsi ketebalan kulit mulai "kacau". Lapisan kulit yang tadinya memiliki ketebalan masing-masing akan mulai mengalami perubahan.

"Sampai 25 tahun, regulasinya bagus dan masih bisa maintain ketebalanannya. Begitu masuk 25 ke atas, mulai kacau. Kadang kukit ari menjadi lebih tebal dari seharusnya, atau lapisan lain yang menebal.  Hal itu membuat situasi kulit enggak sama," ujar Rosalin yang juga merupakan Medical Director di BSC.

Sementara, semakin tua, lapisan itu pun ada yang menipis. Itu bisa dilihat dari orang lanjut usia yang kulitnya menipis dan keriput. Kulit menjadi ibarat selembar kertas yang mudah lecek. Bahkan pada kulit wajah, lemaknya akan berkurang sehingga terlihat seolah-olah kulit wajah menurun seperti sad face.

Selain itu, ada pula faktor luar seperti makanan, hormon, dan polusi yang akan mulai memperlihatkan dampak gangguannya di atas usia 25 tahun. Apalagi, apabila di rentang  usia pubertas, seseorang tidak menjalankan perawatan kulit sebagai bentuk pencegahan.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X