Jumat, 28 Februari 2020

Film Suami Yang Menangis, Kisah Hidup Ustad KH Arifin dan Poligami

- 29 Agustus 2019, 07:29 WIB
PARA pendukung film Suami Yang Menangis.*/ISTIMEWA

JAKARTA, (PR).- Sekitar dua tahun sebelum meninggal Ustad KH. Arifin Ilham  menggagas memfilmkan kisah hidupnya yang dituangkan dalam novel yang ditulis oleh salah satu istri ustad kharismatik ini berjudul Suami Yang Menangis. 

"Ustad Arifin meminta saya untuk memfilmkan novel Suami Yang Menangis karya sang istri. Setelah saya baca novelnya bagus, makanya saya menyanggupinya," ujar Farid Ongky, produser yang dipercaya Ustad Arifin Ilham ketika ditemui usai nobar film Suami Yang Menangis di Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan Selasa 27 Agustus 2019.
         
Produser yang dikenal sebagai bintang film dan sinetron ini mengatakan, film Suami Yang Menangis sudah ditonton oleh Ustad Arifin Ilham "Beliau mengaku puas setelah menonton filmnya, sayang ya, belum sempat menyaksikan film gagasannya di bioskop beliau sudah dipanggil sang Khalik," ujar Ongky.    
     
Meski beliau sudah tidak ada, namun akan terus hidup di hati kita semua. Maka dari itu, Anak Bangsa Pictures dan Majelis Az-Zikra mempersembahkan sebuah film untuk mengenang KH. M. Arifin Ilham. Yakni sebuah cerita dalam cerita dalam film berjudul "Suami Yang Menangis".
      
Film yang akan tayang di bioskop pada 5 September nanti akan membawa nuansa yang sejuk di hati. Bukan hanya seputar kekuatan dzikir saja yang di bahas, namun juga ada implementasi dari kekuatan dzikir tersebut yang mampu menyadarkan seseorang dari keburukan. 
       
Spesialnya film ini dibintangi langsung oleh anak Ustad Arifin Ilham sendiri, yakni M. Alvin Faiz. Aryo Wahab, Poppy Bunga dan Berarti Ayu. "Beliau yang meminta saya, karena menurutnya yang lebih kenal beliau siapa lagi?" ujar Alvin dalam konfrensi pers di Epicentrum XXI.

Permintaan ayah

Alvin menuturkan seni peran bukanlah ranah yang ia kuasai. Namun, karena permintaan tersebut terucap dari ayahnya, maka ia akan mematuhinya. Dia mengakui, pembawaannya di film tersebut masih belum sempurna.
      
Kisah Suami yang Menangis mengangkat tentang poligami yang dakukan oleh ayah dari delapan anak ini.
       
Ternyata, Ustad Arifin melakukan poligami atas permintaan istri pertamanya, Yuni Djamaluddin Waly untuk mendapatkan ridho dari Allah. 
      
Dalam film tersebut juga dikemukakan, jika Ustad Arifin tidak melakukan pendekatan apapun kepada istri keduanya, Rania, sebelum menikah. Bahkan pendekatan dilakukan oleh istri pertamanya. Sepanjang hidupnya, Arifin menikahi tiga perempuan."Film ini menjadi syiar bagaimana untuk berpoligami membutuhkan persiapan nggak hanya sekedar boleh lalu berpoligami. Sebelumnya harus minta izin dulu istri, mertua, kalau enggak boleh gak dilakukan," ujar Ongky
   
Film Suami Yajg Menangis, Bukan hanya mengisahkan tentang kehidupan Ustadz Arifin Ilham, Suami Yang Menangis juga menghadirkan karakter fiksi, yakni sosok Dahlan dan istrinya Aisyah saat kehilangan nyawa anak semata wayang mereka, Humaira, karena penyakit demam berdarah dan terlambat dibawa ke rumah sakit.

Dahlan yang merasa bersalah pada anak dan istrinya pun berniat untuk bertaubat, serta mengubah nasibnya. Ia akhirnya dipertemukan dengan seorang kolektor yang mengajaknya bekerja sama untuk membangun galeri lukisan dan mengubah kehidupannya menjadi lebih baik.
     
Cobaan pun kembali dialami Dahlan dan Aisyah, usai pria tersebut bertemu dengan Mona. Dahlan memilih untuk melakukan poligami tanpa sepengetahuan Aisyah.***


Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X