Minggu, 19 Januari 2020

Sinopsis Film Gundala, Perjuangan Melawan Ketidakadilan

- 28 Agustus 2019, 22:25 WIB
AKTOR Abimana Aryasatya berpose saat menghadiri acara peluncuran film Gundala di Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2019. Film yang diangkat dari komik karya Harya Suraminata (Hasmi) itu akan tayang secara serentak di bioskop Indonesia pada 29 Agustus 2019.*/ANTARA

"KARENA kalau kita diam saja melihat ketidakadilan di depan mata kita, itu tandanya kita bukan manusia lagi."

Ucapan sang ayah (Rio Dewanto) kepada Sancaka kecil (Muzakki Ramdhan) tertanam kuat di benaknya. Sejak kecil, Ayah dan Ibu (Marissa Anita) telah menanamkan berbagai kebaikan di dalam diri Sancaka. Namun, takdir Tuhan berbicara lain.

Hidup Sancaka berubah ketika akhirnya dia harus menghadapi kehidupan seorang diri. Perjuangan melawan ketidakadilan ternyata tak pernah mudah. Saat bertemu dengan Awang (Farish Fadjar), sosok itu malah memberi pandangan lain tentang hidup kepada Sancaka. Awang bilang, jangan suka mencampuri urusan orang lain, agar tidak susah.

Bertahun-tahun kemudian, hidup membawa Sancaka berhasil bertahan hidup. Dia bekerja sebagai petugas keamanan di percetakan surat kabar. Selain mahir bela diri, Sancaka juga piawai memperbaiki peralatan listrik. Saat hujan, Sancaka kerap bersembunyi karena petir adalah musuhnya.

Suatu ketika dia berkenalan dengan Wulan (Tara Basro), tetangganya di rumah susun. Pertemuan dengan Wulan membawa Sancaka pada petualangan baru. Lewat Wulan dia mengingat sosok ayahnya. Wulan membawa Sancaka untuk kembali melawan ketidakadilan.

Sancaka tidak menyangka, ketakutan dia terhadap petir saat hujan malah memberi dia kekuatan untuk melawan ketidakadilan. Bersama Wulan, dan Ridwan Bahri (Lukman Sardi), Sancaka memburu musuh utama yaitu Si Pengkor atau Bandi (Bront Palarae). Berhasilkan Gundala menjelma menjadi sosok jagoan yang memberi harapan untuk menciptakan perdamaian?

Suguhan beragam emosi

Mulai tayang Kamis, 29 Agustus 2019, Gundala merupakan film pertama sekaligus pembuka kisah Bumilangit Jagat Sinema. Sutradara sekaligus penulis skenario Gundala, Joko Anwar berhasil menyajikan film yang brilian dalam durasi sekitar 2,5 jam.

Alur film yang berjalan dinamis, cerita yang kaya akan bumbu, serta akting para aktor yang mumpuni menjadi kekuatan film ini.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X