Kamis, 9 April 2020

Menyantap Kuliner Rumahan Autentik di Imah Babaturan

- 13 Agustus 2019, 12:20 WIB
SALAH satu menu di Imah Babaturan, Jalan Kebon Bibit, Kota Bandung.*/INSTAGRAM

BUAT pecinta kuliner Bandung, nama Warung Kopi Imah Babaturan pasti sudah tak asing lagi. Cita rasa menu Imah Babaturan sukses menawan lidah pemburu rasa, sehingga menjadi hits di kalangan warganet dua tahun terakhir. 

Untuk menemukan kedai ini sudah beroperasi sejak 2015 ini, pengunjung harus menuju ke Jalan Kebon Bibit, Kota Bandung. Jalan yang tidak asing lagi bagi para pelancong yang gemar ke Cihampelas ini, bisa mengambil ruas jalan ini sebagai alternatif selain lewat Jalan Pelesiran.

Meski namanya warung kopi, namun kedai ini punya menu makanan yang tidak bisa dilewatkan para penggemarnya saat berkunjung. Yakni makanan berat yang terhidang bersama nasi panas. 

Ada tongseng kambing, gulai kambing, tongseng ayam kampung, gulai ayam kampung, soto ayam kampung, sop ayam, dan sate sapi goreng. Itu semua contoh menu reguler yang selalu ada di setiap kesempatan berkunjung ke sana.

Uniknya, mereka memiliki menu mingguan yang berganti-ganti setiap Kamis. Menu itu cukup unpredictable. Artinya, pengunjung tidak akan tahu menu apa yang akan hadir dari minggu ke minggu.

Saat Pikiran Rakyat berkunjung pekan lalu, menu mingguan yang sedang berlaku ialah mie bebek dan sop buntut. Mie bebek disajikan dengan cara digoreng, lengkap dengan suwiran daging bebek yang empuk, ditambah telur ceplok mata sapi di atasnya. Sedangkan sop buntut terdiri dari kuah bening dan tiga potong buntut sapi besar, dilengkapi potongan dadu wortel dan kentang.

Semua menu, kecuali yang berkuah disajikan di atas piring enamel beralas daun pisang persegi. Termasuk nasinya. Porsi setiap menu terbilang cukup besar dibandingkan jika kita menyantap makanan rumahan lain, di warung nasi atau warung tegal.

Rasa pedas yang tidak tanggung-tanggung juga bisa ditemui pada oseng sapi pedas dan cumi cabe ijo. Tidak ada level kepedasan yang dapat dipilih sesuai selera. Menu-menu ini khusus untuk memanjakan mereka yang tergila-gila dengan rasa pedas, yang juga ramai diminati di Kota Bandung.

Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X