Kamis, 9 April 2020

Tren Saus Mala, Kentalnya Wangi Rempah dalam Hotpot

- 31 Juli 2019, 10:05 WIB
MALATANG hotpot.*/GITA PRATIWI/PR

KULINER Kota Bandung mulai diramaikan dengan kehadiran saus Mala. Saus dari dataran Tiongkok ini  berminyak, pedas, dan kaya akan rempah.

Dilansir dari laman china.com.cn, saus mala juga dapat menyebabkan ‘taste’ mati rasa di lidah, akibat kandungan dari lada khas Sichuan.

Saus ini sudah digunakan dalam berbagai sajian, seperti tumis, semur, atau makanan berkuah dalam hot pot.

Mongolian Hotpot, salah satu kedai di Paskal Food Market, Jalan Pasirkaliki Kota Bandung, memilih saus mala sebagai campuran dalam kuah menu hotpot-nya. Tersaji dalam ketel, kuah mala sudah dipenuhi berbagai isian, ditambah daun selada air segar. Pengunjung diberi kebebasan berapa lama akan merebus hotpot di masing-masing meja mereka.

“PR” sempat mencicipi paket paling komplet dengan isian daging sapi, daging ayam, udang, cumi, tahu, jamur, sawi putih, crab stick, crab clow, salmon ball, dan chikuwa. Selain kuah mala, Mongolian Hotpot juga menawarkan varian lain, kuah kaldu ayam. Paket tersebut sudah termasuk nasi putih.

“Saya pilih mala karena makanan yang unik dan langka di Indonesia,” kata Derza Afriana, pemilik kedai tersebut, Selasa, 31 Juli 2019. Ia menambahkan, pemilihan mala juga didukung ayahnya yang pernah menjadi koki di Taiwan.

Selain sebagai campuran kuah, ia juga menyajikan mala untuk campuran marinasi daging sapi panggang.

Dia mengatakan, rempah kuah mala terdiri dari 18 rempah yang 70 persennya didatangkan langsung dari negeri tirai bambu. Anda akan dengan jelas menyesapi kuatnya rasa cabai kering, bubuk cabai, pasta douban, merica Sichuan, cengkeh, bawang putih, adas bintang, kapulaga hitam, adas, jahe, kayu manis, ketika mala menyentuh lidah. Namun, jangan heran ketika menemukan rempah-rempah itu utuh tersaji di kedai milik Derza.

“Beberapa rempah memang sengaja kita tabur agar rasanya lebih fresh. Dan sebagian rempah secret kami di ekstrak langsung ke chili oilnya,” ucap dia. ***

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X