Selasa, 10 Desember 2019

Gelar Karya Film Pelajar, Peminatnya Tinggi, Sudah 1.320 Formulir Diunduh

- 28 Juli 2019, 22:38 WIB
REZA Rahardian (kiri) mendorong pelajar semangat membuat film.*/ISTIMEWA

JAKARTA, (PR).- Reza Rahadian terpanggil untuk menggali sineas muda lewat ajang Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) 2019. Kegiatan tersebut dimaksudkan menjaga keberlangsungan industri film di masa depan, serta melihat potensi generasi muda terhadap kemajuan perfilman nasional.

"Potensi anak-anak muda di bidang perfilman sangat besar, namun hal itu harus digali secara intens dan serius. Hal ini masalah besar buat insan film, makanya saya mau menyisihkan waktu untuk menggali potensi anak muda di bidang perfilman," kata Reza Rahadian di XXI Lounge Plaza Indonesia, belum lama ini.

Reza berharap banyak terhadap penyelenggaraan GKFP yang digelar untuk ketiga kalinya pada 2019 ini. "Ketika saya diminta menjadi juri pada Gelar Karya Film Pelajar ke 2 tahun lalu. Saya melihat bakat-bakat anak muda di bidang perfilman sangat besar. Makanya ketika Pusbang Film meminta saya sebagai Direktur Festival saya langsung oke," kata pemeran Habibie di Film Habibie & Ainun ini sumringah.
     
Karena dengan membuat karya film dan menggelarnya dalam festival, para pelajar akan mencari informasi,  membaca buku, mempelajari prosesnya, aktif dan kreatif. Demikian latar belakang yang mendorong Gelar Karya Film Pelajar yang berlangsung tiga tahun terakhir.   

Seperti diketahui, Pusat Pengembangan (Pusbang) Film Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) kembali menyelenggarakan Gelar Karya Film Pelajar (GKFP 2019) mulai awal Juli ini.
        
Untuk penyelenggaraan tahun 2019, penyelenggara ini mengangkat tema “Semangat Kebhinekaan Generasi Milenial” dan mengajak generasi milenial, memeriahkan hari Sumpah Pemuda, menjunjung tinggi keberagaman dan rasa cinta tanah air melalui kegiatan pembuatan film.
       
Kali ini Pusbang Film menunjuk Aktor Reza Rahardian selaku Direktur Festival. Dan bintang film dan sinetron Angga Aldi Yunanda sebagai duta festival.
      
“Urusan dengan pelajar tidak remeh temeh. Ini tangung jawab serius.  Selama ini memang saya berpikir tentang apa yang bisa saya lakukan di luar industri film. Ini kontribusi saya,” kata Reza Rahardian di Plaza Indonesia, Jakarta, kemarin. 
       
Ini momentum kebangkitan aktor muda, tambah Reza. “Mimpi saya dari sini tidak hanya mengumpulkan karya film para pelajar. Tapi bisa berlanjut ke workshop. Magang di industri film. Jadi tim penyutradaan, film dan skenario, ” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusbang Film,  Dr. Maman Wijaya menyatakan dia memilih Reza Rahardian justru karena dia sibuk. “Sibuk artinya dia dipercaya banyak orang,” selorohnya. “Selain itu dedikasinya, ” katanya.
       
Maman menyatakan, Angga dipilih karena ada kedekatan dengan kaum milenial yaitu pelajar. Dengan kehadiran anak muda zaman sekarang punya potensi dan kemampuan dan pemikiran yang fresh.
      
“Ini jalan pembuka buat generasi aku untuk lebih maju lagi,” kata Angga, 20. “Semoga lebih banyak lebih Reza Rahardian Reza Rahadian berikutnya,” harapnya.
      
Sejak pendaftaran dibuka 1 Juli 2019 lalu, ada 1.320 formulir diunduh oleh pendaftar.
      
Selaku Direktur Festival,  Reza Rahardian menyatakan, pihaknya, tidak akan ada penilaian teknis, editing,  gambar, suara dll, terhadap film karya peserta, melainkan gagasan gagasan. “Karenanya tema (film) gak mengikat tapi general,” katanya.***



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X