Minggu, 15 Desember 2019

The Lion King, Kisah Klasik Raja Rimba dengan Visualisasi Segar

- 17 Juli 2019, 10:47 WIB
Donald Glover menjadi pengisi suara Simba, untuk film live-action The Lion King yang tayang perdana mulai hari ini, Rabu, 17 Juli 2019. Film yang disutradarai oleh Jon Favreau itu mengangkat kembali salah satu cerita paling ikonik dengan menggunakan teknologi terbaru.*/DOK DISNEY

JAKARTA, (PR)- Film live-action The Lion King tayang perdana mulai hari ini, Rabu, 17 Juli 2019. Film yang disutradarai oleh Jon Favreau itu mengangkat kembali salah satu cerita paling ikonik dengan menggunakan teknologi terbaru, salah satunya adalah menggabungkan teknik live-action dengan rekayasa pencitraan komputer (Computer-generated imagery/CGI) fotorealistik.

Seperti dilansir Kantor Berita Antara, The Lion King berkisah tentang Simba yang mengagumi sosok ayahnya, Mufasa, dan siap memenuhi takdinya sebagai pewaris kerajaan. Namun tidak semua orang menyambutnya dengan baik, Scar yang merupakan adik Mufasa sangat membencinya dan memiliki rencana jahat untuk Simba.

Pertarungan di Pride Rock yang dipenuhi dengan pengkhianatan dan tragedi akhirnya membuat Simba diasingkan. Namun dengan bantuan teman barunya, Simba berusaha meniadi sosok yang lebih dewasa dan siap merebut kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya.

Secara garis besar dan inti cerita sebenarnya tidak ada yang berubah dengan kisah klasik yang pernah ditawarkan pada tahun 1994.

Favreau hanya mengembangkannya dalam segi dimensi dan emosi sehingga terlihat lebih nyata dibandingkan dengan kartun 2D yang pernah rilis sebelumnya.

Soal jalan cerita juga tidak jauh berbeda dengan aslinya. Untuk sebagian penonton yang sudah menyaksikan "The Lion King" tahun 1994, mungkin hanya akan melihat seperti pengulangan dengan nuansa yang baru.

Tapi berbeda bagi penonton baru, menonton "The Lion King" seperti mendapat sebuah pengalaman baru, seru, mendebarkan dan penuh emosi. Belum lagi melihat Simba kecil yang lucu dan menggemaskan.

"The Lion King" menjadi tontonan yang cukup menghibur berkat kehadiran dua sahabat Simba, Pumbaa dan Timon. Tingkah konyol keduanya mengundang gelak tawa.

Penonton juga akan dibawa menyusuri padang rumput Afrika di mana calon raja rimba dilahirkan, dan berpikir bahwa seolah tempat tersebut memang nyata.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X