Jumat, 21 Februari 2020

Lima Jajanan SD Ini Tak Pernah Gagal Membuat Kita Bernostalgia

- 12 Juli 2019, 16:47 WIB
TELUR gulung/HELLO SEHAT

JAJANAN yang dijajakan di lingkungan SD selalu mempunyai tempat tersendiri di hati masyarakat. Selain karena harganya murah, rasanya seolahs elalu melekat di lidah. Meski belum tentu higienis, jajanan-SD">jajanan SD tetaplah yang pertama dicari ketika ingin bernostalgia.

Jenis jajanan ini disebut “jajanan-SD">jajanan SD karena biasanya para penjualnya berdagang di lingkungan SD. Targetnya tentu agar dibeli anak sekolah. Maka, kebanyakan jajanan-SD">jajanan SD memiliki porsi mini. Namun porsi seadanya itulah yang membuat pembelinya ketagihan, tak terkecuali orang dewasa. Berikut ini 6 jajanan-SD">jajanan SD yang tak lekang dihantam zaman.

Telur gulung

Telur gulung sangat khas karena cara memasaknya yang memutar adonan telur memakai tusuk bambu. Sesuai selera, biasanya para pedagang telur gulung memperbolehkan pembelinya memilih isian makanan yang nantinya akan dibungkus adonan telur. Isiannya beraneka macam mulai dari sosis, mi, hingga bihun.

Untuk menambah cita rasa, biasanya ditambakhan bumbu seperti bumbu keju, bubuk cabai, hingga saus cabai. Harga yang dipatok sangat murah yakni Rp 1000 per tusuk.

Kue cubit dan jaring laba-laba

Saat ini, kue cubit menjadi makanan yang lazim ditawarkan di kafe-kafe. Namun sebenarnya kue cubit adalah jajanan jalanan yang bisa ditemukan di mana saja. Sesuai namanya, kue cubit dibuat dari adonan tepung yang dimasukkan ke dalam cetakan dengan bentuk-bentuk tertentu. Ketika sudah matang, kue diangkat dengan cara dicubit memakai alat khusus.

Kue yang biasanya bersanding dengan kue cubit yakni kue jaring laba-laba. Adonan kue jaring laba-laba sama dengan kue cubit. Bedanya hanya diberi pewarna agar lebih menarik. Sesuai namanya, kue laba-laba dibentuk layaknya jaring laba-laba. Baik kue cubit maupun kue jaring laba-laba bisa disesuaikan tingkat kematangannya bergantung keinginan pembeli.

Mi lidi

Mi lidi atau keripik lidi sudah populer sejak berpuluh tahun lalu dan masih menjadi primadona jajanan-SD">jajanan SD sampai sekarang.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X