Rabu, 26 Februari 2020

Aladdin, Crime Movie yang Bernyanyi dan Menari [Spoiler-Free]

- 22 Mei 2019, 19:07 WIB
Aladdin/DISNEY

ALADDIN adalah pencuri, kriminal kelas jalanan. Film bertema kriminal, apalagi tentang obsesi personal, sudah sangat akrab bagi Guy Ritchie, sang sutradara.

Maka, sebenarnya Aladdin adalah crime movie dalam wajah yang begitu lembut khas animasi Disney, lengkap dengan aktornya yang bernyanyi dan menari.

Mengadopsi cerita versi animasinya, Aladdin berkisah tentang pencuri baik hati dan perdana menteri tamak yang bersaing memiliki lampu ajaib. Lampu tersebut, dengan jin sakti di dalamnya, memiliki kekuatan untuk mewujudkan 3 keinginan pemiliknya. Semua peristiwa terjadi di Agrabah, negeri khayalan bercorak budaya Arab masa silam.

Akan tetapi jika kita menempatkan struktur cerita Aladdin dalam situasi berbeda, misalnya dengan latar waktu sekarang, bisa jadi seperti ini: Aladdin, seorang kriminal kelas teri di jalanan kota besar, tanpa sengaja bertemu anak perempuan pemimpin geng narkoba. Aladdin jatuh cinta kepadanya.

Untuk mendapatkan perhatian ketua geng dan memikat hari putrinya, Aladdin harus menjadi kaya dan terpandang. Jalan tersingkatnya adalah merampok bank, benda seni, berlian, atau apapun yang bernilai ekonomi tinggi. Aksi perampokan sukses tetapi Aladdin terlena dalam gelimang harta dan kekuasaan sehingga kehilangan jati diri.

Di tempat terpisah, tangan kanan ketua geng merasa atasannya tak punya nyali memicu turf war, perang perebutan teritori peredaran narkoba dengan geng rival. Maka sang tangan kanan menyasar harta rampokan Aladdin untuk mendanai rencana menyingkirkan atasannya dan memicu turf war.

Narasi seperti itu terdengar familiar jika kita merujuk kepada sejumlah film Guy Ritchie seperti Snatch, RocknRolla, Revolver, tak terkecuali dua film Sherlock Holmes garapannya.

Hampir semuanya adalah tentang pecundang yang bukan siapa-siapa, lalu terobsesi meraih status sosial tertentu demi kepentingan yang sangat personal.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X