Duduk Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian? Waspada Jika Jam Kerja Lebih dari 8 Jam

- 3 Desember 2021, 06:56 WIB
Ilustrasi duduk lama.
Ilustrasi duduk lama. /pexels- cotton bro

PIKIRAN RAKYAT - Pada saat bekerja duduk dengan rentan waktu yang cukup lama membuat tubuh terasa pegal.

Terlebih saat bekerja di rumah, lebih banyak duduk dibandingkan berjalan atau melakukan kegiatan lain saat bekerja.

Waktu bekerja biasanya 7 hingga 8 jam sehari dan dalam sehari orang biasanya melakukan pekerjaan sambil duduk.

Akan tetapi, ternyata duduk selama lebih dari 7 setengah jam sehari meningkatkan risiko kematian muda, menurut sebuah penelitian, dikutip Pikiran-Rakyat.com melalui Mirror.

Baca Juga: Teuku Ryan Harus Bayar Denda Rp1 M, Ria Ricis Menangis: Jangan Panik, Rezeki Udah Diatur

Kematian dini meningkat secara bertahap saat menghabiskan 7 setengah hingga 9 jam per hari untuk duduk, para peneliti menemukan.

Ancaman akan lebih meningkat setelah 9 setengah jam duduk per hari.

Mereka yang menghabiskan 12 jam per hari untuk duduk memiliki peluang hampir tiga kali lipat untuk meninggal lebih awal dibandingkan dengan mereka yang duduk selama 7 setengah jam per hari.

Menurut para ahli di Universitas Leicester yang meninjau bukti dari 10 penelitian internasional menemukan durasi duduk telah meningkat sejak karantina.

Baca Juga: Hati-hati! Terlalu Lama Duduk Bisa Sebabkan Kanker, Simak 5 Dampak Lainnya

Peningkatan pada masa karantina ini disebabkan beberapa perusahaan yang masih mempekerjakan para karyawannya untuk bekerja di rumah.

Bekerja di rumah juga berfungsi untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas.

Sayangnya, jika terus menerus bekerja dengan waktu duduk yang lama juga tidak baik.

Sebaiknya Anda sisakan waktu untuk peregangan selama bekerja dan luangkan waktu olahraga 30 hingga 75 menit.***

Editor: Puput Akad Ningtyas Pratiwi

Sumber: mirror.co.uk

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network